16 Titik Pemasangan Perangkat Starlink di Bulungan Sudah Diaktifkan, Biaya 7 Bulan Pertama Ditanggung DKIP

Jumat, 22 Agustus 2025 08:25 WITA

BULUNGAN, tanjungselor.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (DKIP) telah menyerahkan  sekaligus memasang perangkat Starlink, fasilitas internet berbasis satelit ke sejumlah desa di Bulungan.

Hingga kini, kata Kepala DKIP Bulungan, Hj. Andriana, sudah ada 16 perangkat Starlink di 16 desa yang diaktifkan.

Ia mengatakan, pemasangan dan pengaktifan perangkat Starlink telah dilakukan di berbagai titik. Di antaranya di Puskesmas Long Bia, Puskesmas Sekatak, Desa Long Lasan, Lepak Aru, Long Buang, Muara Pengean, Long Lian, Long Pelaah, Long Lejuh, Long Pelban, Pentian, Pungit, Terindak, Ambalat, Kiriting dan di SDN 009 Sekatak.

“Distribusi ini diharapkan dapat memperkuat akses internet di kawasan pedesaan, khususnya untuk pelayanan publik, administrasi pemerintahan desa serta peningkatan layanan kesehatan,” kata Andriana, Kamis (21/8/2025).

Ia menambahkan, DKIP saat ini bersama pihak Starlink, masih melakukan aktivasi perangkat di lapangan. “Hari ini tim DKIP Bulungan, bersama pihak Starlink menuju Tanjung Palas Barat dan Peso Hilir untuk mengaktifkan Starlink di sana,” ungkapnya.

Terkait pembiayaan, Andriana mengatakan, selama tujuh bulan pertama biaya data ditanggung oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui DKIP. Selanjutnya, tanggung jawab pembayaran paket internet akan dilimpahkan kepada pihak desa, sekolah dan puskesmas penerima manfaat.

“Skema ini sudah kami bahas dalam rakor (rapat koordinasi) bersama perangkat desa, sekolah  dan puskesmas. Setelah tujuh bulan, mereka yang melanjutkan pembayaran paket,” terangnya.

Ditambahkan, pemasangan perangkat Starlink ini menjadi langkah konkret Pemda Bulungan dalam memperluas jangkauan layanan internet ke seluruh pelosok wilayah.

Dengan hadirnya internet berbasis satelit, masyarakat desa yang selama ini sulit terjangkau jaringan diharapkan bisa menikmati konektivitas yang lebih baik.

“Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Bulungan untuk mempercepat pemerataan layanan internet. Sehingga tidak ada daerah yang blank spot. Agar desa tidak tertinggal dalam layanan kesehatan, pendidikan maupun administrasi publik yang semua sekarang serba digital,” imbuhnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait