Petenis Junior dari Bulungan Raih Juara di Turnamen Bupati Nunukan Cup 2025

Senin, 17 November 2025 08:59 WITA

NUNUKAN, tanjungselor.id – Petenis junior asal Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), menorehkan prestasi gemilang di kejuaraan Open Tournament Bupati Cup Tenis Lapangan Tahun 2025 di Nunukan beberapa hari lalu.

Dia adalah Muhammad Farhan, yang menempati peringkat ketiga di nomor tunggal putra junior, serta meraih juara I untuk kategori ganda putra junior bersama rekannya, Muhammad Daffa.

Atas kemenangan ini, atlet junior asal Tanjung Selor, Bulungan tersebut pulang dengan membawa piala, piagam dan hadiah.

Orang tua sekaligus pelatih Farhan, Muhammad Mursid mengatakan, keikutsertaan Farhan dalam kejuaraan yang diikuti atlet dari kabupaten kota se-Kaltara, serta dari Kaltim dan Sulawesi ini, adalah sekaligus untuk menguji mental dan kemampuannya.

“Alhamdulillah, Farhan bisa mendapatkan juara. Ini kebanggaan kami selaku orang tua, sekaligus kebanggaan Bulungan juga,” kata Mursid.

Sebelumnya, turnamen ini dibuka langsung oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri SE melalui servis pertama di Lapangan Tenis Rumah Jabatan Bupati, Jl. Ujang Dewa, Kamis (13/11/2025).

Turnamen ini menjadi agenda bergengsi yang digelar Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Nunukan.

Bupati Irwan menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh peserta yang berpartisipasi pada turnamen tersebut. Ia berharap kegiatan itu tidak hanya digelar tahun ini tetapi dapat menjadi agenda berkelanjutan setiap tahun.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan peserta. Semoga turnamen ini bisa terus berlanjut pada masa mendatang,” ujarnya.

Tenis lapangan merupakan olahraga yang banyak diminati masyarakat Indonesia, termasuk  Nunukan. Melalui tema ‘Tempat Para Juara Bersinar’, ia berharap lahir bibit atlet muda yang mampu mengharumkan nama daerah di level nasional maupun internasional.

Irwan menekankan, olahraga berperan penting membentuk karakter termasuk disiplin, kerja keras, sportivitas dan kerja sama tim. Nilai-nilai tersebut dinilai penting ditanamkan kepada generasi muda.

“Menang atau kalah itu biasa. Yang terpenting adalah sportivitas dan semangat juang. Jadikan turnamen ini sebagai ajang belajar dan mempererat persaudaraan,” ujarnya. (*)

Bagikan:
Berita Terkait