Petugas PLN di Tana Tidung Diduga Tersengat Listrik Saat Perbaikan Jaringan, Dievakuasi dari Atas Tiang

Jumat, 22 Mei 2026 05:00 WITA
Oplus_131072

TIDENG PALE, tanjungselor.id – Peristiwa kecelakaan kerja terjadi di Desa Tideng Pale Timur, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, Jumat (22/5/2026) sore.

Seorang petugas PLN bernama Rizal diduga tersengat aliran listrik saat melakukan perbaikan jaringan listrik di kawasan Jalan Manunggal, Tideng Pale.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WITA ketika korban bersama rekan kerjanya melakukan pengecekan dan perbaikan sambungan listrik yang sebelumnya mengalami gangguan.

Diketahui, sejak pagi hari aliran listrik di wilayah Tideng Pale sempat padam, kemudian menyala kembali sebelum akhirnya kembali mengalami pemadaman.

Berdasarkan keterangan rekan kerja korban, Rizal diduga tanpa sengaja menyentuh kabel tegangan menengah (TM) yang masih beraliran listrik saat proses pengecekan berlangsung. Akibat sengatan tersebut, korban terlihat lemas di atas tiang listrik dan sempat membuat warga sekitar panik.

Warga yang menyaksikan kejadian itu langsung melaporkan insiden tersebut kepada petugas terkait. Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Tana Tidung kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Proses penyelamatan berlangsung dramatis. Petugas harus berhati-hati menurunkan korban dari atas tiang listrik sebelum akhirnya Rizal berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke RS Akhmad Berahim untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Dari pantauan di lapangan, korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh akibat sengatan listrik. Hingga berita ini diturunkan, Rizal masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Belum ada keterangan resmi dari pihak PLN maupun aparat terkait mengenai kondisi terbaru korban serta penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut. Peristiwa ini juga menjadi perhatian warga karena terjadi di tengah gangguan listrik yang sejak pagi dikeluhkan masyarakat di wilayah Tideng Pale dan sekitarnya.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keselamatan kerja guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (*)

Bagikan:
Berita Terkait