Bupati Ibrahim Ali Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Tidung, Dorong Budaya Tetap Hidup di Tengah Pembangunan

Sabtu, 8 Agustus 2026 05:36 WITA

TANA TIDUNG, tanjungselor.id — Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menegaskan komitmennya untuk menjaga adat, budaya, dan kearifan lokal sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali, S.P., saat bersilaturahmi dengan Lembaga Adat Tidung Kabupaten Tana Tidung di Rumah Jabatan Bupati, Jumat malam (7/8/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain mempererat silaturahmi, agenda tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi serta membangun sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat.

Sejumlah isu terkait pelestarian adat, budaya, serta kearifan lokal masyarakat Tidung turut menjadi pembahasan. Pemerintah daerah menilai keberadaan lembaga adat memiliki peran strategis dalam mempertahankan identitas masyarakat di tengah perkembangan zaman.

Bupati Ibrahim Ali mengatakan, pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Kemajuan daerah, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai sosial dan budaya masyarakat.

“Kebersamaan dan kolaborasi harus terus kita jaga. Pemerintah daerah tentu sangat terbuka untuk bersinergi dengan lembaga adat dalam menjaga adat, budaya dan kearifan lokal masyarakat Tidung,” ujar Ibrahim Ali.

Menurut Ibrahim, lembaga adat tidak hanya berperan dalam menjaga tradisi yang diwariskan para leluhur, tetapi juga dapat menjadi jembatan komunikasi untuk memperkuat persatuan dan keharmonisan masyarakat.

Karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga adat, tokoh masyarakat, dan generasi muda dinilai penting agar nilai-nilai budaya Tidung tidak sekadar menjadi bagian dari sejarah, tetapi tetap hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemkab Tana Tidung juga memandang pelestarian budaya sebagai investasi sosial bagi generasi mendatang. Pengenalan adat dan budaya kepada generasi muda perlu terus dilakukan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.

Bagi Ibrahim, kemajuan sebuah daerah pada akhirnya tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi. Identitas budaya dan kekuatan sosial masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menentukan arah kemajuan daerah.

Silaturahmi bersama Lembaga Adat Tidung tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan menyatukan langkah dalam menjaga warisan budaya sekaligus membangun Tana Tidung yang maju tanpa kehilangan akar tradisinya.

Dengan semangat kebersamaan, pemerintah daerah dan lembaga adat berkomitmen menjaga warisan leluhur agar tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi penerus masyarakat Tana Tidung. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait