Bangun Sinergi, untuk Tangkap Peluang Hadapi Masuknya Industri Besar

Sabtu, 25 Maret 2023 04:59 WITA

TARAKAN, tanjungselor.co – Bertempat di salah satu warung makan di Pasar Batu, Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah, Dr Ir H Suheriyatna MSi berdiskusi dengan sejumlah warga dari berbagai kalangan usaha.

Ada beberapa hal disampaikan Bang Yatna–sapaan akrab Suheriyatna dalam diskusi ringan tersebut. Salah satunya, terkait bakal menghadapi masuknya investasi besar di Kaltara.

“Alhamdulillah, sambil makan siang kita bisa berdiskusi ringan dengan teman-teman dari berbagai kalangan usaha. Ada pekerja di pelabuhan, petambak, hingga pelaku UMKM di Tarakan. Saya sampaikan, gambaran sinergi untuk bagaimana menangkap peluang masuknya industri besar di Kaltara,” kata Suheriyatna.

Dikatakan oleh Suheriyatna yang sebelumnya menjadi anggota Tim Pemantau dan Evaluasi Proyek Strategis Nasional (TPE-PSN) ini, salah satu peluang besar untuk menumbuhkan ekonomi di berbagai sektor adalah adanya kawasan industri hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning-Mangkupadi, Bulungan.

Meski bukan di Tarakan, kata Suheriyatna, bukan berarti tidak ada peluang bagi para pelaku usaha di Bumi Paguntaka–sebutan Tarakan.

“Tarakan merupakan daerah penghubung. Kota transit. Terlebih Tarakan memiliki SDM yang lebih unggul. Posisi antara Tarakan dengan kawasan industri itu juga dekat, dan mudah dijangkau. Meski melalui transportasi laut. Ini harus kita jadikan peluang usaha. Seperti untuk petambak, bisa menjadi pemasuk ikan atau udang. Karena di sana nanti ada 100.000-an orang, sebagai tenaga kerja,” ungkapnya.

Di Tarakan, lanjutnya, ada berbagai pelaku usaha kecil menengah, seperto bidang kuliner, UMKM produk lokal, jasa  transportasi, pemasok kebutuhan pangan  kebun dan ladang, ikan dan udang hasil laut, sub dan kerjasama kontruksi, pengadaan bahan/kebutuhan pabrikasi produk lokal alat-alat kantor dan lainnya.

“Kita memiliki SDM lokal yang handal, yang siap dilatih sesuai bidangnya. Nanti bisa kerja sama dengan universitas dan politeknik,” ujarnya.

Dalam diskusi yang berlangsung santai dengan penuh keakraban ini, Suheriyatna bersama para pelaku usaha, saling tukar saran dan pendapat.

Bang Yatna sekaligus menampung aspirasi, dan menyampaikan masukan kepada para stake holder, agar dapat sinergi dengan masyarakat untuk mendapatkan peluang yang ada di depan mata.

“Untuk pencapaian income atau pendapatan masrakat lokal dan sekitar dampak pembangunan dari PSN. Pemerintah daerah dan stakeholder harus saling sinergi,” imbuhnya. (*)

Bagikan:
Berita Terkait