Bupati Ibrahim Ali Tekankan Kesinambungan Program Pembangunan di Tana Tidung

Sabtu, 23 Agustus 2025 02:32 WITA

TANA TIDUNG, tanjungselor.id – Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, membuka rapat koordinasi (rakor) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan tema “Harmonisasi Mewujudkan Program PAUD Bermutu Tahun 2025” di Aula Dinas Pendidikan, Kamis (21/8/2025) lalu.

Acara dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tana Tidung, Vamelia, Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kabid Pemerintahan Desa, serta Bunda PAUD tingkat kecamatan dan desa.

Bunda PAUD Kabupaten Tana Tidung menungkap capaian program yang telah berjalan. “Selama ini, kolaborasi Bunda PAUD dengan berbagai pemangku kepentingan sudah membuahkan hasil yang baik. Namun, kita masih punya pekerjaan rumah untuk memastikan semua anak mendapat layanan PAUD yang berkualitas,” ujar Vamelia.

Dalam sambutannya, Bupati Ibrahim Ali mengapresiasi kinerja Bunda PAUD. Ia menekankan pentingnya menjaga kesinambungan program agar kualitas pendidikan anak usia dini tetap meningkat.

“Mempertahankan capaian jauh lebih sulit daripada meraihnya. Karena itu, mari kita saling mengawal dan menjaga agar program yang sudah berjalan tetap konsisten,” kata Ibrahim.

Ibrahim Ali menegaskan arah program PAUD di Tana Tidung akan fokus pada tiga hal: pemerataan layanan di desa, peningkatan kompetensi pendidik PAUD, dan penguatan sinergi lintas sektor.

“Kami akan memastikan semua anak mendapat kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan usia dini. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Tana Tidung,” ujarnya.

Rakor ini juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Penelaah Kebijakan Teknis Tim Kerja Wajib Belajar 13 Tahun, Deni Wijaya Utama, menegaskan PAUD adalah fondasi pendidikan dasar.

“Pendidikan anak usia dini menjadi titik awal pembentukan karakter dan kesiapan belajar. Jika fase ini tidak dikelola dengan baik, akan berpengaruh pada jenjang berikutnya,” kata Deni.

PAUD menjadi salah satu prioritas pembangunan sumber daya manusia di Tana Tidung. Berdasarkan data Dinas Pendidikan setempat, angka partisipasi anak usia dini terus meningkat, namun pemerataan akses layanan berkualitas masih menjadi tantangan, terutama di wilayah pedesaan. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait