Diskusi dengan Bupati, Suheriyatna Dorong Percepatan Infrastruktur di Bulungan

Sabtu, 2 Juli 2022 10:07 WITA

JAKARTA – Memiliki program kawasan industri yang telah menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN) menjadi nilai plus bagi Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara). Perhatian pusat pun banyak tercurahkan ke daerah ini.

Demikian salah satu yang menjadi bahasan menarik saat diskusi santai anggota Tim Pemantau dan Evaluasi (TPE)-PSN Kementerian PUPR RI, Dr H Suheriyatna bersama Bupati Bulungan, Syarwani SPd MSi.

Di samping itu, pembangunan infrastruktur di daerah ini juga menjadi bahan diskusi. Apalagi, Tanjung Selor, Bulungan merupakan ibukota provinsi Kalimantan Utara.

“Infrastruktur di Bulungan, utamanya di ibukota provinsi (Tanjung Selor) sudah menjadi salah satu prioritas kita saat saya menjadi kepala Dinas PUPR-Perkim Kaltara,” kata Suheriyatna di sela-sela diskusi.

Beberapa ruas jalan di ibukota provinsi pun mulai dibangun di era Suheriyatna sebagai kepala Dinas PUPR-Perkim. Seperti Jalan Padaelo, Jalan Manunggal, kemudian pelebaran jalan durian, jalan kolonel soetadji dan beberapa ruas lainnya.

Tak hanya itu, ruas jalan lurus ke kawasan industri di Tanah Kuning-Mangkupadi pun mulai dibangun. “Sekarang tinggal meneruskan. Ini perlu sinergi dengan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten,” ujarnya.

Dari 11 prioritas infrastruktur yang digaungkan Suheriyatna pada 2018 silam, beberapa di antaranya ada di Bulungan. Seperti kawasan industri dan pelabuhan internasional yang sekarang menjadi kawasan industri hijau Indonesia. Kemudian pembangunan energi listrik, PLTA Kayan di Peso, Jembatan Bulan (Bulungan-Tarakan), serta Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor. Juga ada food estate delta kayan.

“Semua ini perlu didorong realisasinya. Memang tidak cukup setahun atau dua tahun menyelesaikan, tapi jika ada keseriusan kita, sinergi yang kuat. Dengan didukung oleh Pusat, saya yakin semua akan terwujud,” tandasnya.

Suheriyatna menambahkan, meski sudah tidak menjadi pejabat di Pemprov Kaltara, dirinya siap membantu untuk mendorong pembangunan infrastruktur di Kaltara. Termasuk di Bulungan. Utamanya dalam mengkomunikasikan dengan pihak Kementerian di Pusat.

“Saya memang sudah bukan pejabat Kaltara lagi, tapi hati saya masih untuk Kaltara. Keinginan saya untuk membangun Kaltara, memajukan provinsi Kaltara sangat besar. Makanya saya siap membantu untuk Kaltara,” imbuhnya. (*)

Bagikan:
Berita Terkait