BERAU, TANJUNGSELOR.ID – Kabar duka. Sempat dirawat di rumah orang tuanya, setelah sebelumnya dilarikan ke rumah sakit di Tanjung Redeb Berau, Kalimantan Timur, Sumarni (37 tahun) akibat tersengat setrum pada kabel PLN yang melintang di jalan, warga Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, dikabarkan meninggal di Berau pada Jumat (04/04/2025) siang tadi.
Seperti diketahui, wanita tersebut harus dilarikan ke rumah sakit di Berau, dengan luka bakar, setelah mengalami kecelakaan di Jalan poros Bulungan – Berau. Tepatnya di Kampung Peribu, Kecamatan Gunung Tabur, Berau pada Senin (31/03/2025) dini hari lalu.
Bersama Yusri, rekannya, Sumarni menabrak kabel listrik PLN yang melintang di jalan karena tiangnya roboh. Tak hanya luka karena terjatuh, wanita ini juga mengalami luka bakar akibat tersengat setrum pada kabel tegangan tinggi tersebut.
Menurut kerabat korban, setelah mendapat perawatan di rumah sakit, pada Selasa (01/04/2025) Sumarni dibawa pulang ke rumah orang tuanya di Berau, untuk rawat jalan.Pada Jumat (04/04/2025), korban akan dibawa ke rumah sakit untuk kontrol lukanya.
“Dia rencana mau dilakukan operasi, tapi belum. Karena masih hitung-hitung biayanya,” kata is, pria yang merupakan kerabat korban tersebut.
Usai dicek kesehatannya, korban hendak menunggu mengambil obat. Beberapa saat menunggu panggilan mengambil obat, korban tiba-tiba rebah dan tak sadarkan diri. Sempat mendapat pertolongan darurat, namun takdir berkata lain. Korban menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 12.00 Wita.
Pihak PT PLN (Persero) saat dikonfirmasi menyebutkan, melalui perwakilan PLN Berau telah menemui pihak keluarga korban di Sembakung, Berau.”Karena lokasi kejadian ada di PLN Berau, informasi perihal tersebut telah kami sampaikan ke PLN Berau,” ujar sumber di PLN Kaltara saat dikonfirmasi.
“Dan telah ada i’tikad yang baik dari PLN Berau untuk menemui keluarga korban. Sudah selesai secara baik, antara pihak sama-sama menerima dan sama-sama ikhlas,” imbuhnya. (*)





