BULUNGAN, tanjungselor.id – Warga Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 9.00 WITA.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan pengambilan yang sedang mencari kepiting di wilayah Sungai Mangkupalas Gunung, Desa Liagu.
Saat ditemukan, kondisi korban sudah memprihatinkan, dengan wajah yang sulit dikenali serta tidak ditemukan identitas apapun pada tubuhnya.
Normi, salah satu pihak yang memberikan informasi awal, menjelaskan bahwa kondisi jasad telah mengalami perubahan fisik cukup parah. “Wajahnya sudah tidak dikenali, hanya menggunakan celana hitam dan tidak memakai baju. Badannya pun sudah mulai membengkak,” ujarnya.
Kepolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, melalui PS Humas Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki itu.
“Benar pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 10.00 Wita Personil Polsek Sekatak mendapatkan informasi atau laporan dari warga masyarakat Desa Liagu Kecamatan Sekatak terkait dengan adanya penemuan mayat,” kata Hadi.
Berdasarkan keterangan saksi, penemuan mayat bermula pada Selasa (17/02/2026), kita saksi Bd yang bekerja sebagai nelayan pengambau atau pencari kepiting sedang mengambil perangkap kepitingnya yang berada di dalam Sungai Mangkupalas, Desa Liagu. Dia melihat ada sosok mayat dari jauh, tapi tidak berani mendekat.
Dia lalu pergi keluar sungai, untuk memanggil teman-temannya sesama pencari kepiting. Setelah menemui teman-temannya mereka pun kembali ke tempat ditemukannya diduga mayat manusia tersebut dan mendapati mayat manusia berjenis kelamin laki-laki sedang mengapung di Sungai Mangkupalas tersebut.
Salah satu rekannya, berinisiatif mengikatkan tali ke kaki mayat manusia tersebut ke akar kayu bakau agar tidak terbawa arus. Kemudian mereka kembali pulang ke Desa Liagu dan melaporkan kepada Kepala Desa Liagu dan Selanjutnya Kepala Desa Liagu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekatak.
“Mayat langsung dievakuasi ke Puskesmas setempat. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut,” imbuhnya.
Jenazah sementara berada di Sekatak sambil menunggu pihak keluarga atau kerabat yang mungkin mengenali korban.
“Untuk sementara jenazah belum dikebumikan dan masih ada di Sekatak,” lanjut dia.
Pihak berwenang juga masih menunggu kedatangan keluarga korban untuk proses identifikasi lebih lanjut. “Masih menunggu pihak keluarga,” tambahnya.
Kapolsek Sekatak disebut telah menangani langsung kasus penemuan mayat tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, identitas korban maupun keluarga yang bersangkutan belum diketahui.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait korban agar segera melapor ke pihak berwajib guna membantu proses identifikasi. (*)





