TANJUNG SELOR, tanjungselor.id– Pemerintah Kabupaten Bulungan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan sekaligus mengoptimalkan rute baru penerbangan Tanjung Selor–Balikpapan yang dioperasikan oleh Wings Air sejak Kamis (26/03) di Bandara Tanjung Harapan.
Bupati Bulungan, Syarwani, menyampaikan bahwa rute tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas daerah, sehingga perlu dijaga keberlangsungannya melalui berbagai langkah konkret, termasuk membuka opsi pemberian subsidi.

“Kami melihat rute ini sangat strategis. Oleh karena itu, pemerintah daerah membuka opsi dukungan, termasuk kemungkinan subsidi untuk menjaga keberlanjutannya,” ujar Syarwani.
Menurutnya, skema subsidi dapat menjadi solusi apabila tingkat keterisian penumpang belum stabil pada masa awal operasional. Selain itu, Pemkab Bulungan juga mendorong berbagai upaya optimalisasi, salah satunya dengan mengarahkan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) agar memanfaatkan rute tersebut.
“Kami akan mendorong agar perjalanan dinas ASN menggunakan Bandara Tanjung Selor sebagai titik keberangkatan,” tegasnya.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk maskapai dan pemerintah provinsi, guna menjaga stabilitas operasional penerbangan, baik dari sisi keterisian penumpang maupun keterjangkauan harga tiket.
Antusiasme masyarakat pada penerbangan perdana pun dinilai menjadi sinyal positif. Tingginya minat tersebut diharapkan mampu menjadi modal awal agar rute ini terus berkembang.
“Kita ingin rute ini tidak hanya bertahan, tetapi ke depan bisa meningkat frekuensinya menjadi setiap hari,” tambah Syarwani.
Saat ini, rute Tanjung Selor–Balikpapan dijadwalkan beroperasi tiga kali dalam sepekan, yakni Selasa, Kamis, dan Sabtu, menggunakan pesawat ATR72-500/600.
Pemkab Bulungan berharap, melalui dukungan kebijakan yang tepat serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, rute ini tidak hanya memperkuat akses transportasi udara, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mempererat konektivitas Kalimantan Utara dengan wilayah lainnya. (dkip_bul)





