TANA TIDUNG, tanjungselor.id – Anggota DPRD Kalimantan Utara dari Partai Amanat Nasional (PAN), Vamelia, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan keluarga. Hal itu ia sampaikan dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Perempuan Bersuara, Berdaya, dan Berkarya di Tana Tidung.
Menurutnya, perempuan memegang peran sentral dalam keluarga, baik dari sisi biologis maupun sosial. “Perempuan adalah pendidik utama bagi anak-anak sekaligus pencipta lingkungan keluarga yang harmonis,” kata Vamelia.
Ketu TP-PKK Tana Tidung ini menyebut, tantangan perempuan semakin kompleks, mulai dari kemiskinan, kekerasan, stunting, hingga masalah sosial lain yang berdampak pada perempuan dan anak. Perubahan sosial, urbanisasi, serta perkembangan teknologi juga memperbesar persoalan tersebut, termasuk kekerasan berbasis gender di ruang digital.
Vamelia menekankan, perempuan harus mampu mendampingi anak di dunia maya. “Ruang digital adalah bagian dari tumbuh kembang anak. Ibu atau perempuan dewasa dalam keluarga harus menjadi benteng pertama perlindungan digital, sekaligus membimbing anak-anak menggunakan teknologi secara sehat,” ujarnya.
Dalam forum itu juga dipaparkan hasil survei UNICEF dan ECPAT Indonesia tahun 2021. Survei menunjukkan hanya 35 persen orang tua memahami risiko dunia maya terhadap anak. Temuan ini, kata Vamelia, menjadi alarm penting bagi keluarga, khususnya ibu, untuk meningkatkan literasi digital.
Selain soal keluarga, FGD juga menekankan pentingnya sinergi PKK dengan berbagai pihak. Sebagai mitra pemerintah, PKK diharapkan berperan sebagai fasilitator sekaligus penggerak peningkatan kesejahteraan keluarga, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun pendidikan.
Vamelia menutup paparannya dengan menegaskan pentingnya pembangunan keluarga berkualitas, sejalan dengan Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) yang mengukur ketenteraman, kemandirian, dan kebahagiaan.
“Perempuan berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat, dan keluarga yang kuat akan melahirkan bangsa yang maju,” ujarnya. (adv)





