BULUNGAN, tanjungselor.id – Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Bulungan, melakukan Gerak cepat dalam optimalisasi peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) khususnya dalam mendorong pencapaian target PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan) di bumi Tenguyun–sebutan lain Bulungan.
Salah satu gerakan yang dilakukan dengan melakukan audiensi ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bulungan, sebagai koordinasi terkait sertifikat tanah.

Audensi dipimpinnyang langsung Kepala Bappeda Bulungan dipimpin HM Zukifli Salim, beserta para kepala Bidang, diterima Kepala Kantor Pertanahan BPN ATR Bulungan, Muhammad Eka Diana, berserta kepala seksi di ruang kerja BPN Bulungan.
Pertemuan yang berlangsung secara hangat dan terbuka itu, menjadi atmosfir segar ledua belah pihak.
Kedua pihak saling berkomunikasi secara up todate, terkait rencana strategi kongkrit yang bisa dilakukan dalam rangkat mendorong capaian PBB-P2 secara optimal.
“Kami sepakat harus ada langkah2 kongkrit kerjasama kedua belah pihak khususnya dalam mengoptimalkan capaian PBB-P2,” kata Zulkifli.
Pejabat yang baru dua minggu dilantik secara definitif dari jabatan Lama Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan ini menjelaskan, bahwa hasil pertemuan tersebut memberikan arah yang jelas bahwa BPN siap bekerjasama dengan Bapeda Bulungan.
“Statemen ini kami sambut baik sehingga kedua belah pihak segera menyusun langkah nyata apa yang harus dilakukan dalam rangka merealisasikan kerjama ini,” kata dia.
“Kakan BPN/ATR beserta staf nya cukup kooperatif dan welcome menyambut audiensi ini, insyallah segera terwujud yg jelas para pihak sudah open minded utk sepakat menemukan upaya peningkat PAD Bulungan khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan(PBB-P2),” pungkas Zulkifli
Substansi paling krusial dalam momen dialog ini adalah terkait sinkronisasi data dasar (Data Base) para pihak, yakni rencana mengawinkan dua data dasar Tanah yakni antara Nomor Induk Bidang Tanah (NOB) milik BPN dengan Nomer objek Pajak (NOP) milik Bapenda.
Dari Kompilasi kedua data base ini nanti akan melahirkan data baru yang lebih upadate dan Validasinya Tinggi yg menunjuk secara jelas siapa nama pemilik tanah, luasannya dan alamat.
Intinya Kerja sama ini harus dapat meningkatkan PAD Bulungan sehingga menjadi sumber pembiayaan pembangunan daerah dalam rangkat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (dkip_bul)





