TANJUNG SELOR, tanjungselor.id – Kabar membanggakan datang dari dunia atletik Kabupaten Bulungan. Atlet muda berbakat, Andi Naufal Dzakwan Absah, berhasil mempersembahkan medali perunggu pada nomor lari 3.000 meter U-18 dalam ajang Kejurnas Atletik dan Indonesia Open U-18 Open Championship Jakarta 2026.
Naufal menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 9 menit 06,38 detik, sekaligus menorehkan personal best (PB) terbaru. Catatan tersebut meningkat signifikan dibandingkan rekor pribadinya sebelumnya, yakni 9 menit 16,30 detik.
Peningkatan performa hampir 10 detik di level kejuaraan nasional menjadi bukti kerja keras atlet, pelatih, serta sistem pembinaan yang terus berjalan di Kabupaten Bulungan.

Prestasi ini disambut penuh apresiasi oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bulungan, Heru Rachmady. Menurutnya, raihan medali nasional tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang konsisten dan pembinaan atlet usia muda yang terus diperkuat.
“Selamat kepada Andi Naufal Dzakwan Absah atas prestasi yang membanggakan ini. Medali perunggu di tingkat nasional dan pencapaian personal best menunjukkan bahwa pembinaan atlet di Bulungan berada di jalur yang tepat. Ini patut diapresiasi,” ujar Heru.
Ia menilai, keberhasilan Naufal bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan pelatih, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Bulungan dan Kalimantan Utara di kancah nasional.
Heru menegaskan, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani bersaing di level yang lebih tinggi.
Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi. Karena itu, KONI Bulungan berkomitmen terus memberikan dukungan terhadap cabang olahraga yang memiliki potensi meraih prestasi.
“Prestasi ini menjadi modal berharga menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara di Kabupaten Malinau. Kami berharap Naufal mampu mempertahankan bahkan meningkatkan performanya sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Bulungan,” katanya.
Keberhasilan Naufal juga menjadi sinyal positif bahwa regenerasi atlet atletik Bulungan terus berjalan. Dengan usia yang masih muda dan performa yang terus meningkat, peluang untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang masih sangat terbuka.
Semangat juang, disiplin berlatih, serta dukungan pembinaan yang berkesinambungan diharapkan menjadi fondasi kuat bagi lahirnya lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bulungan, Kalimantan Utara, hingga Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. (*)





