Dishub Bulungan Siapkan Rp750 Juta untuk Atasi Pendangkalan Dermaga, Jaga Kelancaran Transportasi Sungai

Jumat, 2 Oktober 2026 09:37 WITA

TANJUNG SELOR, tanjungselor.id – Pemerintah Kabupaten Bulungan menyiapkan langkah penanganan terhadap persoalan pendangkalan di kawasan dermaga yang berpotensi mengganggu kelancaran aktivitas transportasi air dan mobilitas masyarakat.

Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkab Bulungan mengalokasikan anggaran sebesar Rp750 juta melalui APBD Perubahan 2026 untuk penanganan jangka pendek terhadap kondisi tersebut.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga fungsi dermaga sebagai salah satu simpul transportasi yang penting bagi masyarakat, terutama bagi aktivitas mobilitas orang maupun distribusi barang melalui jalur perairan.

Pendangkalan menjadi persoalan yang perlu segera ditangani karena sedimentasi dapat mengurangi kedalaman alur dan membatasi pergerakan kapal maupun perahu. Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi menghambat aktivitas transportasi, khususnya ketika kapal membutuhkan ruang gerak dan kedalaman yang memadai saat keluar-masuk dermaga.

Dengan dukungan anggaran Rp750 juta, Dishub Bulungan akan melakukan penanganan sesuai kebutuhan dan kondisi teknis di lapangan. Program tersebut diarahkan sebagai solusi jangka pendek sembari pemerintah daerah menyiapkan langkah penanganan yang lebih berkelanjutan.

Upaya ini sekaligus menunjukkan perhatian Pemkab Bulungan terhadap keberadaan infrastruktur transportasi air. Dermaga tidak hanya berfungsi sebagai tempat sandar kapal, tetapi juga menjadi bagian dari jaringan konektivitas masyarakat dan pendukung aktivitas ekonomi daerah.

Kondisi dermaga yang lebih optimal diharapkan dapat memberikan kepastian dan kenyamanan bagi pengguna jasa transportasi air. Kelancaran akses tersebut juga penting untuk mendukung pergerakan barang dan jasa serta aktivitas masyarakat yang bergantung pada jalur transportasi perairan.

Penanganan pendangkalan juga menjadi bagian dari tantangan pembangunan infrastruktur di wilayah yang memiliki karakter geografis dan perairan seperti Bulungan. Karena itu, diperlukan penanganan yang tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga diikuti pemantauan kondisi sedimentasi secara berkala.

Di sisi lain, keterbatasan fiskal daerah membuat setiap alokasi anggaran harus diarahkan pada kebutuhan yang memiliki dampak langsung terhadap pelayanan masyarakat. Anggaran Rp750 juta melalui APBD Perubahan 2026 tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menjaga agar fasilitas transportasi tetap dapat berfungsi secara optimal.

Pemkab Bulungan melalui perangkat daerah terkait diharapkan terus melakukan evaluasi terhadap kondisi dermaga setelah penanganan dilakukan. Evaluasi penting untuk mengetahui efektivitas pekerjaan sekaligus menentukan kebutuhan penanganan lanjutan apabila proses pendangkalan kembali terjadi.

Dengan langkah tersebut, penanganan dermaga tidak hanya dipandang sebagai pekerjaan teknis mengatasi sedimentasi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mempertahankan konektivitas wilayah dan memastikan masyarakat tetap memperoleh akses transportasi yang aman dan lancar.

Pemerintah daerah menempatkan keberlanjutan fungsi infrastruktur transportasi sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi di Kabupaten Bulungan. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait