BULUNGAN, tanjungselor.id — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bulungan bersama Otoritas Bandar Udara Wilayah VII (OTBAN VII) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan rapat evaluasi data keselamatan penerbangan sekaligus verifikasi status tiga lapangan terbang yang masih tercatat aktif di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Rapat yang berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bulungan beberapa waktu lalu, sebagai bagian dari upaya pemutakhiran data penerbangan dan memastikan informasi mengenai fasilitas penerbangan di daerah sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bulungan, Ir. Khairul, ST., MT., mengatakan evaluasi dilakukan karena masih terdapat tiga lapangan terbang di Bulungan yang tercatat aktif berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 41 Tahun 2011.
Ketiga lapangan terbang tersebut yakni Lapangan Terbang Bunyu, Lapangan Terbang Long Bia, dan Lapangan Terbang Bayan Kara.
“Dalam evaluasi ini kita melakukan verifikasi terhadap kondisi dan status masing-masing lapangan terbang. Berdasarkan hasil pembahasan dan verifikasi, ketiganya sudah tidak aktif digunakan,” ujar Khairul.
Menurutnya, pemutakhiran data menjadi penting agar administrasi dan informasi penerbangan yang dimiliki pemerintah dapat menggambarkan kondisi sebenarnya. Data yang akurat juga diperlukan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan di sektor transportasi udara.
Hasil evaluasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan penyampaian kepada pemerintah pusat untuk diproses sesuai ketentuan, termasuk usulan penghapusan ketiga lapangan terbang tersebut dari daftar lapangan terbang yang masih tercatat aktif.
Khairul menegaskan, langkah tersebut bukan semata-mata berkaitan dengan administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan data keselamatan dan penerbangan nasional tetap tertib, akurat, serta diperbarui berdasarkan kondisi terkini.
“Koordinasi dengan OTBAN VII sangat penting. Kita ingin data yang tercatat di tingkat pusat maupun daerah benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan,” katanya.
Rapat evaluasi ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam melakukan pengawasan, evaluasi, serta pemutakhiran data transportasi udara.
Dengan adanya verifikasi tersebut, diharapkan database penerbangan di Kabupaten Bulungan dapat semakin akurat dan memberikan gambaran yang jelas mengenai keberadaan serta status fasilitas penerbangan di wilayah tersebut. (*/adv)





