Diskan Bulungan Bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Kembangkan Budidaya Perikanan Lewat Sistem Minapadi di Salimbatu

Jumat, 21 November 2025 08:15 WITA

BULUNGAN, tanjungselor.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, melaluiDinas Perikanan (Diskan) terus memperkuat pengembangan sektor perikanan budidaya. Salah satunya, mengembangkan sistem mina padi di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Bulungan.

Kepala Dinas Perikanan Bulungan, Syam Hendarsyah menjelaskan, kawasan Salimbatu telah ditetapkan sebagai area mina padi, berdasarkan SK Bupati Bulungan.

“Wilayah Salimbatu sudah diplot sebagai kawasan pengembangan mina padi. Program ini sudah berjalan kurang lebih tiga tahun dan akan terus kami support,” katanya.

Untuk 2025, program tersebut kembali diperkuat melalui pembukaan lahan baru oleh Dinas Pertanian seluas 25 hektare (ha). “Tahun ini Dinas Pertanian telah membuka 25 hektare. Tahun depan kami siap mendukung penyediaan benih dan pakan,” ungkapnya.

Dalam program ini, Dinas Perikanan, bekerja sama dengan Dinas Pertanian Bulungan.

Sebelumnya, dalam mendukung program Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian telah membantu menebar 3 ribu bibit Ikan Mas di lokasi Mina Pangan Kelompok Tani Sei Bajang, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah.

“Penebaran benih Ikan Mas ini dalam upaya men-support (mendukung) aktivitas pertanian dalam artian luas, juga perikanan budidaya di wilayah Kabupaten Bulungan khususnya di Desa Salimbatu,” kata bupati Bulungan, Syarwani.

Menurutnya, hal tersebut sebagai bentuk komitmen Pemkab Bulungan mendorong kawasan Desa Salimbatu menjadi salah satu sentra pengembangan kawasan pangan dan perikanan berkelanjutan di Kabupaten Bulungan.

“Kita akan integrasikan semua stakeholder terkait untuk mendukung program Mandau Tani, termasuk berkolaborasi dengan pemerintah Desa Salimbatu,” katanya.

Dikatakan bupati, wilayah Desa Salimbatu yang memiliki lahan cukup luas, sangat potensial dan strategis untuk pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

“Saya juga telah Diskusi dengan dinas teknis, kebetulan Bulungan tahun 2025 menerima luasan optimalisasi lahan kurang lebih 10 ribu hektare. Tersebar di seluruh wilayah Bulungan, salah satunya berada di Desa Salimbatu,” jelasnya.

Diharapkan, dengan adannya dukungan program optimalisasi lahan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Akan memotivasi dan memberi semangat pada petani Bulungan, untuk mengintegrasikan berbagai komoditas lain salah satunya sektor perikanan dengan metode Mina Padi.

“Kegiatan Mina Padi salah satu yang bisa diintegrasikan di kawasan ini,” ucapnya.

Selain itu untuk mendukung rencana menjadikan wilayah Desa Salimbtu kawasan Ekowisata Mina Pangan. Melalui dinas teknis telah dilakukan berbagai kegiatan yang mendukung hal tersebut.

“Langkah awal harus dilakukan oleh dinas teknis, Dinas Pertanian maupun Perikanan. Sehingga ke depan kawasan ini (Salimbatu) jika kita bisa maksimalkan produksi pangannya. Bisa menjadi kawasan kunjungan wisata pangan di wilayah Kabupaten Bulungan,” ujarnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait