Jalan Tanjung Selor – Tanah Kuning Dibangun Tahun Ini, Diyakini akan Dongkrak Kunjungan Wisata

Sabtu, 22 Juli 2023 08:15 WITA

TANJUNG SELOR, tanjungselor.co – Selain untuk pengembangan kawasan industri, daerah pesisir timur Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), juga punya potensi pariwisata bahari.

Pantai yang cukup bagus, dengan budaya masyarakat yang melekat, pantai Tanah Kuning dan Mangkupadi memiliki daya tarik bagi wisatawan.

Sejumlah cottage, tempat penginapan pun mulai marak dibangun di kawasan wisata pantai ini.

Dukungan infrastruktur sangat dibutuhkan untuk meningkatkan daya tarik wisatawan di kawasan ini.

Selain air bersih, telekomunikasi, listrik, hal yang tak kalah penting adalah aksesbilitas ke kawasan ini.

Tanah Kuning dan Mangkupadi, bisa ditempuh lewat laut dari Tarakan, dan melalui jalur darat dari Tanjung Selor–ibukota provinsi Kaltara.

Kondisi jalan ke Tanah Kuning saat ini masih belum representatif. Banyak ruas yang rusak parah.

Tahun ini, jalan Tanjung Selor – Tanah Kuning telah masuk dalam bach-1, akses jalan yang akan dibangun pusat melalui APBN. Dengan dasar Inpres Nomor 3 Tahun 2023.

Mantan Kepala Dinas PUPR-Perkim Kaltara Suheriyatna menyampaikan, dengan terbangunnya jalan ke Tanah Kuning yang lebih representatif akan mempercepat jarak tempuh ke kawasan wisata dan juga kawasan industri itu.

“Kalau kondisi jalan bagus, saya yakin wisatawan akan senang ke sini. Karena orang nyaman di perjalanan. Menikmati liburan,” ungkap pria yang pernah menjadi Tim Pemantau Proyek Strategis Nasional (TPE-PSN) Kementerian PUPR RI ini.

Lebih jauh dia mengatakan, menyusul keluarnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023, tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah, Pusat akan menangani jalan Tanah Kuning – Tanjung Selor.

Dalam Inpres ini, Kalimantan Utara masuk dalam salah satu wilayah yang disebut sebagai daerah yang diinstruksikan untuk dilakukan percepatan peningkatan konekfitas jalannya. 

Suheriyatna, yang juga selaku Ketua Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Kaltara menyampaikan, berdasar informasi yang diberikan kepadanya, peningkatan jalan dari simpang tiga jalan nasional menuju Tanah Kuning telah masuk dalam bach-1 atau tahap I tahun 2023 ini.

Ia mengungkapkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI melalui Ditjen Bina Marga telah mengeluarkan surat perihal instruksi untuk melakukan pengadaan tender kegiatan penanganan jalan daerah, sesuai Inpres Nomor 3/2023.

Terdapat 528 paket kegiatan, dari Aceh sampai Papua. Termasuk di Kalimantan Utara, yang diinstruksikan ada beberapa paket penanganan jalan daerah. Di mana salah satunya adalah jalan dari simpang 3 jalan tras kalimantan – Tanah Kuning. Dengan alokasi anggaran Rp 14 triliun lebih untuk tahap pertama.

Tersebut dalam surat instruksi yang ditandatangani Dirjen Bina Marga, Hedy Rahadian itu, penanganan jalan menuju Tanah Kuning terbagi dalam dua seksi.

Suheriyatna mendapat informasi langsung dari Dirjen Bina Marga, yang ternyata rekan seangkatan saat sama-sama diterima sebagai ASN di Kementerian PUPR pada tahun 1989 silam.

Untuk jalan poros menuju Tanah Kuning, menurut Suheriyatna mendapat prioritas, karena sesuai yang tercantum dalam Inpres, jalan itu menjadi akses menuju kawasan industri. Sama seperti Morowali, Konawe, dan Weda Bay.

Selain jalan poros menuju Tanah Kuning, juga masuk dalam tahap I, peningkatan jalan simpang Inhutani – Desa Setarap di Malinau. Kemudian peningkatan jalan Padaidi di Nunukan.

“Insya Allah tahun ini sudah dikerjakan. Dengan kondisi jalan yang bagus, saya optimis pariwisata di Tanah Kuning dan Mangkupadi makin ramai. Apalagi dengan terus berprogresnya pembangunan kawasan industri,” kata Suheriyatna yang juga sebagai salah satu penggagas pembangunan kawasan industri Tanah Kuning-Mangkupadi itu. (*)

Bagikan:
Berita Terkait