JAKARTA, tanjungselor.id – DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meminta agar pemerintah dan lembaga terkait lebih aktif memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai berbagai isu nasional yang berkembang, terutama yang berkaitan dengan kebijakan dan keputusan strategis negara.
Permintaan tersebut disampaikan dalam forum Aspirasi DPRD bersama Fraksi PKS DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Wakil Ketua DPRD Kaltara, Muddain, menilai masyarakat membutuhkan informasi yang jelas, utuh, dan mudah dipahami agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun beredarnya informasi yang tidak akurat.
Menurutnya, beberapa isu nasional yang belakangan menjadi perhatian publik, termasuk berbagai keputusan hukum dan wacana kebijakan politik, sering kali menimbulkan beragam persepsi di tengah masyarakat apabila tidak disertai penjelasan yang memadai.
“Masyarakat berhak memperoleh informasi yang jelas dan benar. Ketika sebuah kebijakan atau keputusan strategis menjadi perhatian publik, maka sosialisasi yang komprehensif sangat diperlukan agar tidak muncul berbagai penafsiran yang berbeda-beda,” kata Muddain.
Ia menjelaskan bahwa daerah juga sering menjadi pihak yang menerima berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait perkembangan isu nasional. Karena itu, diperlukan penyampaian informasi yang lebih intensif agar masyarakat memperoleh pemahaman yang sama mengenai substansi kebijakan yang dibahas.
Menurut Muddain, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga negara sekaligus memperkuat kualitas demokrasi.
Selain memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat, sosialisasi yang efektif juga dapat mencegah berkembangnya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, terutama di tengah pesatnya arus informasi melalui media sosial.
“Kami berharap setiap isu strategis yang berkembang dapat disampaikan kepada masyarakat secara terbuka dan komprehensif sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu valid,” tutupnya. (*)





