Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Bupati Nunukan Hadiri Kenal Pamit Kapolda Kaltara

Minggu, 18 Oktober 2026 12:16 WITA

NUNUKAN, tanjungselor.id – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri acara kenal pamit Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara), sebagai momentum mempererat sinergi dan kebersamaan antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Kalimantan Utara.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di Gedung Pertemuan Kapolda Kaltara, Jumat (16/10/2026) malam, tersebut menandai pergantian kepemimpinan Kapolda Kaltara dari Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., kepada Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si.

Kehadiran Bupati Nunukan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam menjaga hubungan kelembagaan dan memperkuat koordinasi dengan jajaran kepolisian, khususnya dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Utara, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kaltara, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Utara, jajaran kepolisian, TNI, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Apresiasi atas Pengabdian, Sambut Kepemimpinan Baru

Pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Kaltara menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi atas pengabdian Irjen Pol. Agus Wijayanto selama menjalankan tugas di Kalimantan Utara, sekaligus menyambut Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik dalam mengemban amanah sebagai Kapolda Kaltara yang baru.

Pemerintah Kabupaten Nunukan, kata H Irwan, memandang kesinambungan hubungan kerja antara pemerintah daerah dan kepolisian sebagai salah satu unsur penting dalam menjaga stabilitas wilayah. Komunikasi dan koordinasi yang terjalin dengan baik diharapkan terus dipertahankan, sehingga berbagai persoalan keamanan dan ketertiban dapat ditangani secara terkoordinasi.

“Bagi Kabupaten Nunukan yang memiliki wilayah perbatasan langsung dengan Malaysia, stabilitas keamanan memiliki arti strategis. Kondisi wilayah yang aman dan kondusif menjadi salah satu prasyarat bagi kelancaran aktivitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, serta pelaksanaan program pembangunan,” ujarnya.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan masyarakat perlu terus diperkuat, tidak hanya dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, tetapi juga dalam membangun lingkungan yang aman, tertib, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sinergi untuk Menjawab Tantangan Wilayah Perbatasan

Sebagai salah satu daerah perbatasan di Kalimantan Utara, Kabupaten Nunukan menghadapi tantangan yang membutuhkan koordinasi lintas sektor secara berkelanjutan. Pengawasan wilayah perbatasan, pencegahan peredaran gelap narkotika, penegakan hukum, serta pemeliharaan ketertiban masyarakat menjadi bagian penting dari upaya menjaga keamanan daerah.

Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan perlu diwujudkan melalui langkah konkret, pertukaran informasi, koordinasi yang efektif, serta respons yang tepat terhadap berbagai persoalan di lapangan.

Sinergi yang kuat juga diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi masyarakat, menjaga kelancaran kegiatan ekonomi, serta memberikan kepastian bagi pelaksanaan pembangunan dan investasi di Kabupaten Nunukan.

Keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban, menaati hukum, dan melaporkan potensi gangguan keamanan merupakan bagian dari upaya membangun daerah yang aman dan harmonis.

Kebersamaan sebagai Fondasi Pembangunan Daerah

Melalui momentum kenal pamit Kapolda Kaltara ini, hubungan baik yang telah terbangun antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dan jajaran kepolisian diharapkan terus berlanjut serta semakin diperkuat di bawah kepemimpinan yang baru.

Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap koordinasi lintas lembaga dapat terus berjalan secara konsisten, terutama dalam mendukung keamanan wilayah perbatasan, menjaga ketertiban masyarakat, serta menciptakan kondisi yang memungkinkan program pembangunan berjalan optimal.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Nunukan diharapkan semakin mampu menghadapi berbagai tantangan daerah sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang aman, sejahtera, dan berdaya saing.

Bagi pemerintah daerah, sinergi bukan sekadar hubungan formal antarlembaga, melainkan kerja sama nyata yang harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan jajaran kepolisian, TNI, dan seluruh elemen masyarakat demi menjaga stabilitas daerah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait