Jelajahi Jalanan Kaltara Bersama Bang Suheriyatna (SHY) – bagian 3
Perjalanan Jelajah jalanan Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Bang Suheriyatna, untuk meninjau berbagai sarana infrastruktur di provinsi perbatasan kali ini, memasuki wilayah kecamatan Sembakung Atulai dan Lumbis, masih di Kabupaten Nunukan.

Rombongan Dr Ir H Suheriyatna, awalnya berencana akan ke Lumbis Ogong. Namun akses jalan ke kecamatan di perbatasan itu belum ada. Akses utama, selama ini hanya bisa ditempuh lewar sungai, dengan menggunakan longboat.
Di Lumbis Ogong, Suheriyatna yang merupakan bagian dari Tim Pemantau dan Evaluasi Proyek Strategis Nasional (TPE-PSN) Kementerian PUPR RI ini, ingin meninjau pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) terpadu, sebagai salah satu PSN yang kini sedang dibangun di Labang.
Dikatakan Suheriyana, pembangunan PLBN Labang di Kecamatan Lumbis Ogong sudah berprogres. Dengan system kontrak tahun jamak atau multiyears, PLBN Labang ditarget selesai pada 2024 mendatang.
Hanya saja, ungkap Suheriyana, yang menjadi persoalan kini, jalan menuju ke Labang belum tembus. Selama ini akses transportasi hanya lewat sungai, untuk mencapai ke sana.
“Akses jalan ini sangat penting. Akan disayangkan, dan tidak maksimal, ketika nanti PLBN sudah selesai, sementara jalannya belum ada,” kata Suheriyatna. Salah satu solusi untuk percepatan pembukaan akses jalan ke PLBN, dengan kebijakan dari pusat. Yaitu lewat keluarnya Inpres (instruksi presiden).
“Dengan ada Inpres, Kementerian punya dasar untuk melakukan percepatan pembangunan jalannya. Di samping sudah ada Inpres untuk percepatan pembangunan PLBN-nya,” imbuh Suheriyatna.
Ditambahkan, pada kisaran Tahun 2017, Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono telah meninjau Labang dengan menggunakan helikopter. Dengan didampingi Jajaran Kasatker dan PPK jalan. Waktu itu, masih ada program pembangunan jalan yang dilaksanakan kerjasama dengan Den Zipur TNI-AD. Hanya saja program tersebut tidak dilanjutkan karena anggaran yang minim dan prioritas menembus perbatasan yang lain, seperti di antara jalan Long Nawang dan Krayan.
“Saya, melalui TPE-PSN akan menyarankan agar program ini (pembangunan jalan menuju lokasi PLBN) segera dituntaskan. Mengingat PLBN ditargetkan selesai 2024 nanti,” tambah Suheriyatna lagi. (bersambung)





