Buka Musrenbang Mentarang, Sekda Ernes Tekankan Pembangunan Harus Bermuara pada Kesejahteraan

Rabu, 16 September 2026 08:08 WITA

MALINAU, tanjungselor.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., menegaskan bahwa setiap perencanaan pembangunan harus disusun secara matang, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Ernes saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mentarang di Aula Kantor Camat Mentarang, Selasa (15/9/2026) pagi.

Dalam forum tersebut, Ernes mengingatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan agar tidak sekadar mengejar banyaknya program pembangunan. Setiap usulan harus melihat urgensi, manfaat, kemampuan anggaran serta kesesuaian dengan regulasi dan tata ruang daerah.

Menurutnya, pemerintah memiliki keterbatasan dari sisi waktu, sumber pendanaan maupun aturan. Karena itu, penyusunan skala prioritas menjadi bagian penting agar anggaran yang tersedia benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita semua dibatasi oleh waktu, sumber dana, dan aturan. Karena itu prioritaskan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan berdampak langsung pada kesejahteraan,” tegas Ernes.

Ia juga mengingatkan agar setiap rencana pembangunan memperhatikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hal tersebut penting agar pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mendukung arah pengembangan wilayah secara berkelanjutan.

Infrastruktur hingga Ketahanan Pangan Jadi Perhatian

Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan dalam Musrenbang Kecamatan Mentarang.

Di antaranya menyangkut pembangunan infrastruktur dasar, pemberdayaan masyarakat desa, ketahanan pangan, serta penanganan stunting.

Infrastruktur dasar tetap menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas, aktivitas ekonomi dan akses terhadap pelayanan dasar.

Namun, Ernes menekankan pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Program pemberdayaan masyarakat juga perlu diperkuat agar masyarakat memiliki kemampuan dan kesempatan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Ketahanan pangan juga menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Penguatan sektor tersebut diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing desa.

Tekan Stunting, Perhatikan Gizi Ibu dan Anak

Dalam sektor kesehatan, Ernes memberikan perhatian terhadap persoalan stunting.

Menurutnya, pencegahan stunting harus dilakukan sedini mungkin, terutama melalui pemenuhan gizi yang baik bagi ibu dan anak.

Keluarga, kata dia, memiliki peran penting dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Karena itu, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader hingga keluarga di tingkat rumah tangga.

Upaya pencegahan juga harus dilakukan secara konsisten dan tidak hanya ketika persoalan stunting sudah terjadi.

Keamanan Lingkungan Juga Bagian dari Pembangunan

Selain pembangunan dan kesehatan, Sekda Malinau tersebut turut mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Ia mengajak Camat, kepala desa, ketua RT, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban di wilayah Kecamatan Mentarang.

Menurutnya, lingkungan yang aman dan kondusif merupakan salah satu fondasi penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Pembangunan Bukan Hanya Soal Fisik”

Ernes kembali menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pembangunan pada akhirnya bukan semata-mata seberapa banyak infrastruktur yang berhasil dibangun.

Orientasi pembangunan harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan bukan hanya soal fisik. Ending-nya adalah kesejahteraan. Bagaimana masyarakat bisa punya pendapatan, akses jalan, listrik, air bersih, dan SDM yang berkualitas,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui Musrenbang tidak berhenti sebagai daftar usulan, tetapi dapat diverifikasi dan dipetakan berdasarkan tingkat kebutuhan serta skala prioritas.

Usulan yang telah melalui proses tersebut selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan dalam penyusunan APBD Kabupaten Malinau, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan arah kebijakan pembangunan.

Musrenbang Kecamatan Mentarang menjadi bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah. Forum ini sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Malinau.

Melalui proses perencanaan yang partisipatif, pemerintah berharap pembangunan yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga.

Ditutup dengan Momen Kekeluargaan

Di sela rangkaian kegiatan Musrenbang, suasana berlangsung semakin hangat ketika Camat Mentarang bersama jajaran dan tokoh masyarakat memberikan ucapan serta turut merayakan Hari Ulang Tahun Sekda Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus.

Momen tersebut berlangsung penuh keakraban dan menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan Musrenbang.

Di tengah pembahasan berbagai agenda pembangunan, perayaan sederhana tersebut sekaligus memperlihatkan kedekatan antara jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan masyarakat.

Musrenbang pun tidak hanya menjadi ruang untuk membahas angka, program dan anggaran, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komunikasi serta kebersamaan seluruh unsur dalam mendorong pembangunan Kecamatan Mentarang.

Bagikan:
Berita Terkait