Sinergi Pemkab Nunukan dan Ditjenpas Diperkuat, Pembinaan Warga Binaan Jadi Perhatian

Kamis, 15 Oktober 2026 11:43 WITA
Oplus_131072

NUNUKAN, tanjungselor.id – Penguatan sinergi antarlembaga menjadi salah satu kunci dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya pembinaan warga binaan agar dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, dan produktif.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan ramah tamah antara Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Timur–Kalimantan Utara, Yan Rusmanto, bersama Pemerintah Kabupaten Nunukan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan jajaran instansi vertikal, Selasa malam (14/10/2026).

Dalam kegiatan yang digelar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan itu, Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, hadir mewakili Bupati Nunukan.

Iwan menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Kakanwil Ditjenpas ke Kabupaten Nunukan. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antarlembaga dalam mendukung program pemasyarakatan di wilayah perbatasan.

Ia menegaskan, pemasyarakatan tidak semata-mata berkaitan dengan pelaksanaan hukuman, tetapi juga menyangkut proses pembinaan yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperbaiki diri.

“Pemasyarakatan bukan sekadar tentang penjatuhan hukuman, melainkan upaya pembinaan agar para warga binaan dapat memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat menjadi pribadi yang lebih baik serta produktif,” ujarnya.

Pemkab Nunukan Dukung Program Pembinaan dan Integrasi

Pemerintah Kabupaten Nunukan, lanjut Iwan, berkomitmen mendukung berbagai program positif di bidang pemasyarakatan, termasuk upaya pembinaan dan integrasi sosial bagi warga binaan.

Dukungan tersebut dinilai penting karena keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program di dalam lembaga pemasyarakatan, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan sosial dan kerja sama berbagai pihak.

Dengan sinergi yang kuat, warga binaan diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, membangun kembali kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, jajaran pemasyarakatan, aparat penegak hukum, dan instansi terkait perlu terus dipelihara agar program pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kakanwil Ditjenpas Apresiasi Dukungan Daerah

Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Timur–Kalimantan Utara, Yan Rusmanto, mengapresiasi dukungan dan solidaritas yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Forkopimda, serta instansi vertikal lainnya.

Menurutnya, hubungan kelembagaan yang baik dan komunikasi yang terjalin secara harmonis menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Sinergi tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi lintas sektor, terutama ketika pelaksanaan program pemasyarakatan membutuhkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan ramah tamah ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, unsur TNI/Polri, Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, pimpinan instansi vertikal, perwakilan perbankan, serta tamu undangan lainnya.

Pertemuan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Melalui kegiatan ini, hubungan antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dan jajaran Ditjenpas diharapkan semakin solid dalam mendukung pembinaan warga binaan, memperkuat integrasi sosial, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih kondusif. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait