MALINAU, tanjungselor.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau untuk menyukseskan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara terus ditunjukkan melalui pengawasan langsung di lapangan. Memasuki hari kedua pelaksanaan, Rabu (1/7/2026), Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., melakukan peninjauan ke sejumlah arena perlombaan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan sesuai jadwal.
Didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekda mengunjungi beberapa lokasi lomba, termasuk Masjid Agung Darul Jalal yang menjadi salah satu pusat pelaksanaan MTQ. Peninjauan tersebut difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana, pelayanan panitia, kenyamanan peserta, hingga kelancaran setiap cabang perlombaan yang diikuti kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.
Bagi Pemerintah Kabupaten Malinau, keberhasilan sebagai tuan rumah tidak hanya diukur dari terselenggaranya perlombaan dengan baik, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang mampu menghadirkan rasa nyaman bagi seluruh peserta, dewan hakim, dan tamu yang datang dari berbagai daerah.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan MTQ berjalan sesuai jadwal, mulai dari kesiapan arena, fasilitas pendukung, panitia pelaksana, hingga pelaksanaan setiap cabang perlombaan yang dipertandingkan,” ujar Ernes.
Dari hasil pemantauan, seluruh arena perlombaan terpantau berjalan sesuai tahapan yang telah disusun panitia. Meski demikian, Sekda mengingatkan pentingnya menjaga koordinasi antarpanitia, dewan hakim, dan perangkat daerah agar setiap agenda dapat berlangsung tanpa hambatan, terutama dalam pengaturan jadwal maupun penggunaan arena.
“Secara umum pelaksanaan sudah berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan panitia. Namun koordinasi harus terus diperkuat agar tidak ada kendala di lapangan, khususnya saat perpindahan jadwal maupun penggunaan arena perlombaan,” jelasnya.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an, MTQ menjadi ruang silaturahmi yang mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persaudaraan antardaerah, sekaligus memperlihatkan semangat gotong royong masyarakat Malinau dalam menyambut ribuan tamu dari seluruh penjuru Kalimantan Utara.
Karena itu, seluruh perangkat daerah bersama panitia dan unsur pendukung terus bergerak memastikan setiap arena tetap siap digunakan sesuai jadwal, didukung pelayanan yang maksimal demi menciptakan suasana perlombaan yang nyaman dan kondusif.
“Seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan agar setiap arena siap digunakan sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga pelaksanaan MTQ dapat berlangsung tertib, lancar, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh kafilah dan tamu yang hadir,” tutup Ernes.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, panitia pelaksana, relawan, aparat keamanan, dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Malinau optimistis MTQ ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam sebagai ajang syiar Islam yang memperkuat persatuan, menumbuhkan nilai-nilai keagamaan, serta semakin mengukuhkan citra Malinau sebagai tuan rumah yang ramah, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih bergaya media nasional dengan lead yang lebih kuat dan narasi yang lebih dramatis. (adv)





