Gubernur Promosikan Investasi dan UMKM di Apindo Expo 2026, Perkuat Pengelolaan Keuangan dan Optimalisasi Aset Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 06:56 WITA

MAKASSAR, tanjungselor.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) terus memperkuat strategi pengelolaan keuangan daerah melalui upaya peningkatan investasi dan optimalisasi potensi aset daerah. Salah satu langkah nyata dilakukan dengan mengikuti Apindo UMKM & Business Investment Expo 2026 yang digelar bersamaan dengan Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) 2026 di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (4/8/2026).

Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa kehadiran Pemprov Kaltara dalam ajang investasi berskala nasional tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kapasitas fiskal melalui masuknya investasi baru.

Menurutnya, investasi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas basis penerimaan daerah, mengoptimalkan pemanfaatan aset pemerintah, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

“Keikutsertaan Kaltara dalam Apindo Expo 2026 bukan sekadar mengikuti pameran. Ini merupakan platform strategis untuk memperkenalkan potensi investasi Kalimantan Utara kepada dunia usaha, sekaligus menunjukkan bahwa daerah ini memiliki prospek yang sangat menjanjikan bagi para investor,” ujar Gubernur Zainal.

Selama pameran yang berlangsung pada 3–4 Agustus 2026 tersebut, Pemprov Kaltara mempromosikan berbagai peluang investasi di sektor hilirisasi industri, energi hijau, kawasan industri, serta potensi pengembangan produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memiliki daya saing hingga pasar ekspor.

Langkah tersebut diharapkan mampu menarik minat investor nasional maupun internasional untuk menanamkan modal di Kalimantan Utara. Masuknya investasi diyakini tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga berdampak pada peningkatan pendapatan daerah, penciptaan lapangan kerja, dan pemanfaatan aset-aset daerah secara lebih produktif.

Selain membuka peluang investasi, keikutsertaan Kaltara dalam expo juga menjadi sarana memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM lokal. Pemerintah optimistis promosi produk unggulan daerah di tingkat nasional akan meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian daerah.

“Harapan kami, kegiatan ini mampu melahirkan kerja sama investasi yang konkret, memperluas pasar bagi UMKM, serta menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara yang berkelanjutan,” tambahnya.

Rakerkonas Apindo 2026 dan Apindo UMKM & Business Investment Expo dihadiri sejumlah menteri Kabinet, duta besar negara sahabat, pimpinan dunia usaha nasional, Ketua Apindo dari seluruh Indonesia, serta perwakilan pemerintah daerah di kawasan timur Indonesia.

Melalui partisipasi dalam forum tersebut, Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya membangun tata kelola keuangan daerah yang sehat dengan memperkuat investasi, mengoptimalkan potensi aset, dan menciptakan iklim usaha yang kondusif sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait