JAKARTA, tanjungselor.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Bulungan di tingkat nasional. Sem Wibisono, siswa SMA Negeri 1 Tanjung Selor, yang sebelumnya menjadi Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) tingkat Provinsi Kalimantan Utara, berhasil meraih Juara I Umum tingkat nasional Tahun 2026.
Capaian tersebut menjadi buah dari proses pembinaan dan seleksi berjenjang yang dimulai dari tingkat Kabupaten Bulungan, kemudian Provinsi Kalimantan Utara, hingga akhirnya membawa nama Kaltara ke ajang nasional.
Dalam ajang tingkat Provinsi Kaltara, Sem Wibisono sebelumnya meraih nilai 484 poin, mengungguli peserta lainnya melalui karya tulis ilmiah berjudul “Berbagi Jalan, Berbagi Tanggung Jawab: Sinergi Teknologi Etika Transportasi untuk Keselamatan Pesepeda di Kabupaten Bulungan pada Era Digital.”
Prestasi di tingkat nasional tersebut sekaligus mempertegas keberhasilan pembinaan pelajar pelopor keselamatan yang dilakukan secara berjenjang. Sem tidak hanya membawa nama SMA Negeri 1 Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan, tetapi juga menjadi representasi Kalimantan Utara di tingkat nasional.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Bulungan, Alung Yosep Lion, mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan sejak seleksi tingkat daerah.
Menurutnya, keberhasilan Sem menjadi Juara I Nasional harus dilihat sebagai hasil dari proses panjang yang dimulai dari Pemilihan Pelajar Pelopor tingkat Kabupaten Bulungan. Dari tahapan tersebut, pelajar kemudian dibina untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi hingga akhirnya mampu bersaing di tingkat nasional.
“Ini merupakan hasil dari pelaksanaan dan pembinaan Pelajar Pelopor mulai dari tingkat Kabupaten Bulungan. Kami tentu sangat bangga karena pelajar yang kita bina mampu membawa nama Bulungan dan Kalimantan Utara hingga meraih Juara I di tingkat nasional,” ujar Yosef.
Bukan Sekadar Prestasi, tetapi Budaya Keselamatan
Yosef menegaskan, program Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ bukan sekadar kompetisi untuk mendapatkan juara. Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menanamkan budaya keselamatan transportasi sejak usia pelajar.
Pelajar diharapkan tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi contoh dan menyampaikan pesan keselamatan kepada teman sebaya, keluarga maupun masyarakat.
Sem sendiri sebelumnya terpilih sebagai Juara I tingkat Provinsi Kaltara bersama Sumayah dari MAN Bulungan yang meraih Juara II. Keduanya kemudian ditetapkan sebagai wakil Kaltara dalam ajang nasional Tahun 2026.
Rangkaian seleksi nasional berlangsung pada 14–17 September 2026 dan mencakup pembekalan serta penilaian mengenai keselamatan lalu lintas, kampanye keselamatan, perilaku pelajar berkeselamatan di jalan, public speaking, keselamatan berkendara, hingga pengembangan diri. Puncak kegiatan dijadwalkan melalui penutupan dan penganugerahan pemenang pada Kamis, 17 September 2026.
Penyerahan piagam penghargaan dan piala dilakukan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI di Jakarta.
Berharap Dukungan Pemkab untuk Pembinaan Generasi Muda
Di balik prestasi tersebut, Dishub Bulungan juga berharap keberhasilan Sem menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap pembinaan generasi muda, khususnya dalam bidang keselamatan berlalu lintas dan transportasi.
Yosef berharap Pemerintah Kabupaten Bulungan dapat terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap program-program pembinaan pelajar pelopor.
“Harapan kami ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten dalam pembinaan generasi muda, khususnya terhadap kepedulian dan kesadaran mereka tentang keselamatan bertransportasi,” katanya.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan penting agar prestasi yang diraih tidak berhenti pada satu kompetisi. Para pelajar yang telah mendapatkan pembekalan diharapkan dapat terus menjadi duta keselamatan di sekolah dan lingkungan masyarakat.
“Yang paling penting bukan hanya juaranya, tetapi bagaimana semangat dan pengetahuan tentang keselamatan ini bisa diteruskan kepada pelajar lainnya,” tambahnya.
Keberhasilan Sem menjadi Juara I Umum nasional juga menjadi kebanggaan bagi Bulungan. Dari proses seleksi tingkat kabupaten, seorang pelajar Bulungan kini mampu berdiri di tingkat nasional dan membawa nama Kalimantan Utara.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Bulungan untuk berani berkarya, menciptakan inovasi, serta mengambil peran dalam membangun budaya tertib dan berkeselamatan di jalan.
Dari Bulungan untuk Kaltara, dari Kaltara untuk Indonesia. Sem Wibisono membuktikan bahwa pelajar daerah mampu berprestasi di panggung nasional sekaligus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. (*/adv)





