Dishub Bulungan Tegaskan Pengawasan Angkutan Barang Dilakukan Berkelanjutan

Minggu, 13 September 2026 06:28 WITA

BULUNGAN, tanjungselor.id — Dinas Perhubungan Kabupaten Bulungan menegaskan bahwa pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang di wilayah Kabupaten Bulungan dilakukan secara berkelanjutan dan terpadu bersama instansi terkait. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga keselamatan, ketertiban, serta kepatuhan terhadap ketentuan penyelenggaraan angkutan barang.

Pengawasan tidak hanya dilaksanakan melalui kegiatan operasi terpadu, tetapi juga dilakukan secara berkala di lapangan sebagai langkah preventif sekaligus penegakan terhadap ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Perhubungan Kabupaten Bulungan bersinergi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Kalimantan Utara, Detasemen Polisi Militer VI/3, dan Satuan Lalu Lintas Polresta Bulungan melalui Operasi Terpadu Pengawasan dan Penegakan Hukum Angkutan Barang.

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah aspek, mulai dari kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi, kelayakan teknis kendaraan, kesesuaian dimensi dan muatan, hingga aspek keselamatan dalam berlalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bulungan, Ir. Khairul, ST., MT., menegaskan bahwa pengawasan angkutan barang akan terus dilakukan secara konsisten dan tidak berhenti pada satu kegiatan operasi saja.

“Pengawasan angkutan barang merupakan kegiatan yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Kami bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi ketentuan dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar Khairul.

Menurutnya, pengawasan berkelanjutan diperlukan karena aktivitas angkutan barang merupakan bagian penting dalam mendukung pergerakan ekonomi dan distribusi barang di Kabupaten Bulungan. Namun, kegiatan tersebut harus tetap berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan ketertiban lalu lintas.

Khairul menekankan, kendaraan angkutan barang yang beroperasi di jalan harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Kondisi kendaraan yang tidak laik jalan, kelengkapan administrasi yang tidak sesuai, maupun muatan yang melebihi ketentuan dapat meningkatkan risiko kecelakaan serta berpotensi mengganggu keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Kami tidak ingin pengawasan hanya bersifat seremonial atau dilakukan ketika ada operasi gabungan. Pengawasan harus menjadi kegiatan rutin dan berkesinambungan. Di sisi lain, kami juga terus mengedepankan pendekatan edukatif agar para pengusaha angkutan dan pengemudi memahami kewajibannya,” jelasnya.

Dishub Bulungan juga mendorong para pelaku usaha angkutan barang untuk melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum beroperasi, memastikan kelengkapan dokumen, serta memperhatikan batas muatan dan ketentuan keselamatan lainnya.

Menurut Khairul, kepatuhan dari pelaku usaha dan pengemudi akan sangat membantu pemerintah dalam menciptakan sistem transportasi yang aman. Pengawasan pemerintah, kata dia, perlu didukung dengan kesadaran seluruh pengguna jasa dan penyelenggara angkutan.

“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas di lapangan. Pengusaha angkutan, pengemudi dan seluruh pengguna jalan memiliki peran yang sama. Kalau semua tertib, maka risiko kecelakaan dapat ditekan dan lalu lintas menjadi lebih aman,” katanya.

Sinergi antara Dishub Bulungan dengan BPTD Kelas III Kalimantan Utara, Detasemen Polisi Militer VI/3, dan Satuan Lalu Lintas Polresta Bulungan akan terus diperkuat. Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan mampu menciptakan pengawasan yang lebih efektif sekaligus memberikan kepastian bahwa penyelenggaraan angkutan barang berjalan sesuai ketentuan.

Dishub Bulungan memastikan kegiatan pengawasan akan terus dilakukan dengan mengedepankan keselamatan, edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum sesuai kewenangan masing-masing instansi.

Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Perhubungan mengajak seluruh pelaku usaha angkutan barang dan pengemudi untuk bersama-sama membangun budaya transportasi yang tertib dan berkeselamatan.

Dengan pengawasan yang konsisten serta dukungan seluruh pihak, diharapkan aktivitas angkutan barang di Kabupaten Bulungan dapat terus mendukung perekonomian daerah tanpa mengesampingkan keselamatan pengguna jalan.

Transportasi tertib, angkutan aman, keselamatan menjadi prioritas. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait