Kebakaran Lahan Diduga Merembet ke Gudang Alkes di Tanjung Selor, Kerugian Ditaksir Rp4 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 06:10 WITA

TANJUNG SELOR, tanjungselor.id – Kebakaran lahan yang diduga merembet ke bangunan di sekitarnya menghanguskan satu unit gudang alat kesehatan (alkes) milik PT Sumber Rejeki Medika Jaya di Jalan Manunggal RT 09, Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Sabtu (17/10/2026) sore.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WITA tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp4 miliar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Berdasarkan laporan sementara kepolisian, api pertama kali diketahui oleh dua penjaga gudang, Harry Londong Pare dan Mathias Purin Maran, saat hendak melakukan aktivitas bersih-bersih di dalam bangunan.

Keduanya melihat abu beterbangan di dalam gudang. Merasa ada yang tidak beres, mereka kemudian memeriksa bagian samping bangunan. Saat itulah, api terlihat sudah membesar dari area belakang gudang.

Api yang membakar lahan di belakang bangunan diduga menjadi pemicu kebakaran hingga merembet ke gudang alat kesehatan tersebut.

Api Padam Setelah Penanganan Tiga Jam

Upaya pemadaman melibatkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit kendaraan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) milik Polda Kalimantan Utara.

Setelah berjibaku selama kurang lebih dua setengah jam sejak laporan awal kejadian, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 17.00 WITA.

Meski api telah berhasil dikendalikan, besarnya nilai kerugian yang ditaksir mencapai Rp4 miliar menjadi gambaran dampak serius dari kebakaran tersebut. Namun, besaran kerugian itu masih berupa perkiraan berdasarkan laporan awal dan belum diketahui apakah telah melalui penghitungan resmi.

Ada Informasi Aktivitas Perintisan Lahan

Selain kronologi penemuan api, laporan sementara juga memuat keterangan dari pihak Kelurahan Tanjung Selor Timur mengenai aktivitas perintisan lahan di sekitar lokasi sebelum kebakaran terjadi.

Menurut keterangan Helman, penjaga gudang yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Selor Timur itu, sekitar dua hari sebelum kejadian, seorang warga bernama Robi disebut sempat mengurus surat tanah untuk lahan seluas 18 meter di area belakang rumahnya, dengan nama Indah yang disebut sebagai istrinya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilaporkan adanya dua orang pekerja yang sedang melakukan perintisan lahan di belakang rumah Robi.

Informasi ini, kata Hadi, menjadi salah satu bagian dari keterangan awal yang perlu ditelusuri lebih lanjut. Namun, belum ada keterangan resmi yang memastikan bahwa aktivitas perintisan lahan tersebut berkaitan langsung dengan kebakaran, maupun bahwa kebakaran sengaja dilakukan oleh pihak tertentu.

“Penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. Karena itu, dugaan bahwa api berasal dari pembakaran atau aktivitas di lahan sekitar tidak dapat langsung disimpulkan sebagai fakta sebelum didukung hasil pemeriksaan petugas berwenang.

Polisi: Situasi Aman dan Terkendali

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, melalui Ps Kasi Humas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, dalam laporan sementara yang disampaikan pada Sabtu malam menyatakan bahwa kebakaran lahan dan gudang alat kesehatan tersebut telah berhasil dipadamkan.

Hingga laporan awal disampaikan, situasi di lokasi dinyatakan aman, tertib, dan terkendali. Korban jiwa dilaporkan nihil, sementara kerugian material diperkirakan mencapai Rp4 miliar.

Pihak kepolisian menyebut laporan tersebut masih bersifat sementara dan perkembangan berikutnya akan disampaikan apabila terdapat informasi tambahan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap kebakaran lahan, terutama ketika area yang terbakar berdekatan dengan bangunan, gudang penyimpanan, maupun fasilitas usaha.

Di tengah risiko kebakaran yang dapat meluas dengan cepat, asal mula api dan pihak yang bertanggung jawab perlu diungkap berdasarkan bukti dan hasil pemeriksaan, bukan sekadar dugaan.

Hingga laporan sementara ini disampaikan, belum terdapat kepastian mengenai penyebab utama kebakaran maupun hasil penyelidikan lebih lanjut terkait asal api. (*)

Bagikan:
Berita Terkait