Kunjungan Wisman ke Nunukan Buka Peluang Baru bagi UMKM dan Pariwisata Perbatasan

Selasa, 6 Oktober 2026 11:18 WITA

NUNUKAN, tanjungselor.id – Meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kabupaten Nunukan menjadi angin segar bagi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Pemerintah Kabupaten Nunukan menilai tren positif tersebut membuka peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Negara Bagian Sabah, Malaysia, Kabupaten Nunukan memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang internasional. Kondisi ini menjadi modal penting untuk mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya, kuliner, dan produk lokal yang mampu menarik minat wisatawan asing.

Pemerintah Kabupaten Nunukan terus berupaya menjadikan kunjungan wisatawan tidak sekadar sebagai aktivitas perjalanan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah. Setiap wisatawan yang datang diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan usaha masyarakat, mulai dari kuliner, penginapan, transportasi, kerajinan tangan, hingga produk-produk unggulan khas Nunukan.

Momentum meningkatnya kunjungan wisatawan juga dinilai sejalan dengan berbagai agenda promosi daerah yang rutin digelar pemerintah, seperti Festival Paras Perbatasan (Paras Fest) dan berbagai kegiatan budaya lainnya. Event-event tersebut menjadi wadah memperkenalkan kekayaan budaya lokal sekaligus memperluas promosi produk UMKM kepada pengunjung dari dalam maupun luar negeri.

Pemerintah Kabupaten Nunukan mendorong para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, kemasan, pelayanan, serta inovasi agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan wisatawan mancanegara. Produk-produk khas daerah, mulai dari kuliner tradisional, hasil olahan perikanan, kerajinan tangan, hingga suvenir berciri khas perbatasan, dinilai memiliki potensi besar menjadi daya tarik wisata.

Selain memperkuat sektor ekonomi, meningkatnya kunjungan wisatawan asing juga menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi destinasi wisata Nunukan yang beragam, mulai dari wisata bahari, wisata alam, wisata budaya, hingga kawasan perbatasan yang memiliki keunikan tersendiri. Dengan dukungan infrastruktur dan promosi yang berkelanjutan, Nunukan diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi unggulan di Kalimantan Utara.

Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, komunitas pariwisata, dan instansi terkait, guna menciptakan ekosistem pariwisata yang aman, nyaman, dan berdaya saing. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan, memperbesar nilai belanja mereka, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Dengan letaknya yang strategis sebagai beranda terdepan Indonesia, Kabupaten Nunukan optimistis sektor pariwisata akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran wisatawan mancanegara tidak hanya memperkuat citra Nunukan di tingkat internasional, tetapi juga menjadi peluang emas bagi UMKM untuk naik kelas dan memperluas pasar hingga ke mancanegara. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait