TANJUNG SELOR, tanjungselor.id — PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM di tingkat penyalur sekaligus mengantisipasi kebutuhan masyarakat di tengah adanya penyesuaian jadwal pengiriman dari Jobber Berau.
Pada Selasa (1/9/2026), Pertamina telah menyalurkan sekitar 80 kiloliter (KL) Pertalite dan Pertamax ke sejumlah SPBU dan lembaga penyalur di Kabupaten Bulungan.
Distribusi diperkuat pada Rabu (2/9/2026). Pertamina mengirim lebih dari 200 KL Pertalite dan Pertamax secara bertahap ke sejumlah SPBU. Pengiriman ini diarahkan untuk membangun ketahanan stok (build up stock) sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat tetap berjalan.
Sejumlah mobil tangki telah diberangkatkan sejak pagi. Sebagian kendaraan telah menuju SPBU tujuan, sementara pengiriman lainnya masih dalam perjalanan.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan Pertamina tidak menunggu kondisi stok menipis untuk melakukan penguatan distribusi.
“Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran Pertalite dan Pertamax ke Kabupaten Bulungan. Setelah pengiriman dilakukan pada 1 September, hari ini kami kembali memperkuat penyaluran untuk membangun stok di SPBU serta menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat,” ujar Edi.
Menurut Edi, penyesuaian jadwal pengiriman dari Jobber Berau menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pola distribusi. Pertamina kemudian mengambil langkah operasional dengan mempercepat proses pengiriman dan mengatur kembali pola penyaluran agar pasokan dapat segera diterima oleh masing-masing SPBU.
“Mobil tangki telah diberangkatkan secara bertahap sejak pagi dan sebagian masih dalam perjalanan menuju SPBU. Kami terus memantau proses pengiriman hingga produk diterima dan pelayanan kepada masyarakat kembali optimal,” katanya.
Distribusi Dipantau hingga Tingkat SPBU
Penguatan pasokan tidak berhenti pada pengiriman dari terminal. Pertamina juga melakukan koordinasi dengan pengelola SPBU untuk memantau kondisi stok, aktivitas pembelian masyarakat, serta kelancaran pelayanan di lapangan.
Evaluasi distribusi dilakukan secara berkala dan penyaluran berikutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan serta perkembangan kondisi operasional.
Sejumlah SPBU yang menerima penyaluran pada 1 September antara lain SPBU 66.772.04, SPBU 63.772.02, SPBU 64.772.02, SPBU 66.772.01, serta lembaga penyalur 6P.772.04 di Kabupaten Bulungan.
Pertamina memastikan penguatan distribusi terus dilakukan sebagai langkah menjaga ketahanan stok dan menghindari gangguan pelayanan BBM kepada masyarakat.
Masyarakat Diminta Tidak Membeli Berlebihan
Di sisi lain, Pertamina mengimbau masyarakat agar membeli BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena dapat memicu antrean dan mempercepat penurunan stok di tingkat SPBU.
Pertamina menyatakan akan terus memantau perkembangan distribusi BBM di Kabupaten Bulungan dan melakukan penyesuaian penyaluran berdasarkan kebutuhan di lapangan.
Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun ingin menyampaikan laporan terkait pelayanan BBM dapat menghubungi Pertamina Customer Solutions 135 yang tersedia selama 24 jam, melalui email pcc135@pertamina.com atau media sosial resmi @pertamina135.
Dengan pengiriman tambahan lebih dari 200 KL pada Rabu (2/9), Pertamina menegaskan langkah penguatan pasokan terus dilakukan untuk memastikan BBM tersedia, distribusi bergerak, dan pelayanan SPBU tetap berjalan bagi masyarakat Kabupaten Bulungan. (*)





