Obor Semangat Porwada II Menyala di Tanjung Selor, Kontingen PWI Bulungan Siap Bertarung Demi Prestasi dan Solidaritas

Minggu, 24 Mei 2026 10:14 WITA

TANJUNG SELOR, tanjungselor.id – Atmosfer menuju ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kalimantan Utara mulai terasa hangat di ibu kota Kabupaten Bulungan. Semangat itu semakin membara setelah Kirab Obor Porwada II resmi tiba di Tanjung Selor dan disambut penuh antusias oleh jajaran kontingen Persatuan Wartawan Indonesia, para atlet, serta pengurus yang akan berlaga di Kabupaten Nunukan pada Juli mendatang.

Kedatangan obor Porwada bukan sekadar seremoni simbolis. Lebih dari itu, obor tersebut menjadi lambang semangat perjuangan, solidaritas, dan tekad insan pers Bulungan untuk tampil maksimal dalam pesta olahraga wartawan tingkat provinsi yang mempertemukan jurnalis dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.

Setibanya di Tanjung Selor, obor Porwada II langsung diarak melintasi sejumlah ruas jalan utama kota. Suasana kirab berlangsung meriah dan penuh energi. Para atlet, official, hingga pendukung turut mengiringi perjalanan obor sambil membawa semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas ajang olahraga wartawan tersebut.

Masyarakat yang melintas pun tampak antusias menyaksikan iring-iringan kirab obor yang menjadi penanda dimulainya perjuangan kontingen PWI Bulungan menuju Porwada II Kaltara.

Usai diarak keliling kota, obor Porwada II kemudian diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan yang diwakili Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Bulungan, Iwan Sugianta.

Dalam sambutannya, Iwan memberikan apresiasi terhadap semangat yang ditunjukkan insan pers Bulungan dalam mempersiapkan diri menghadapi ajang olahraga bergengsi antarwartawan tersebut. Menurutnya, Porwada bukan hanya tentang perebutan medali dan kemenangan, tetapi juga wadah mempererat hubungan persaudaraan antarsesama wartawan di Kaltara.

“Pemerintah Kabupaten Bulungan tentu memberikan dukungan penuh kepada kontingen PWI Bulungan. Kami berharap para atlet bisa bertanding dengan semangat, menjaga kekompakan, dan membawa pulang prestasi yang membanggakan untuk daerah,” ujarnya.

Ia menilai keikutsertaan wartawan dalam ajang olahraga menjadi bukti bahwa insan pers tidak hanya aktif menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, tetapi juga mampu menunjukkan semangat kompetitif, disiplin, dan solidaritas melalui olahraga.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia, Fathu Rizqil Mufid, mengatakan kirab obor Porwada II menjadi momentum penting untuk membakar semangat seluruh anggota kontingen sebelum bertolak ke Nunukan.

Menurutnya, obor Porwada menjadi simbol perjalanan perjuangan sekaligus kekompakan seluruh tim yang akan membawa nama Kabupaten Bulungan di ajang tingkat provinsi tersebut.

“Kirab obor ini menjadi awal perjalanan dan semangat perjuangan kontingen PWI Bulungan menuju Porwada II Kaltara. Ini juga menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan seluruh atlet serta pengurus yang akan membawa nama Bulungan,” katanya.

Rizqi—sapaan akrabnya—menjelaskan, berbagai persiapan terus dimatangkan menjelang pelaksanaan Porwada II. Mulai dari pembentukan kontingen, pemetaan kekuatan atlet, hingga latihan intensif di sejumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

Ia optimistis kontingen PWI Bulungan mampu bersaing dan memberikan hasil terbaik di tengah persaingan ketat antarwartawan se-Kalimantan Utara. Namun lebih dari sekadar mengejar prestasi, pihaknya ingin menjadikan Porwada sebagai momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan insan pers di Bumi Benuanta.

“Target kami tentu memberikan hasil terbaik. Tetapi yang paling penting adalah menjaga solidaritas, sportivitas, dan nama baik PWI Bulungan selama mengikuti seluruh pertandingan,” pungkasnya. (rid)

Bagikan:
Berita Terkait