NUNUKAN, tanjungselor.id – Pemerintah Kabupaten Nunukan terus memperkuat langkah pengendalian inflasi sekaligus menjaga keterjangkauan kebutuhan pangan masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan kegiatan Pasar Murah yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan di Kecamatan Tulin Onsoi.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 29 September 2026, tersebut dipusatkan di halaman Penginapan Aulia, Desa Sanur, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.
Pasar Murah menjadi salah satu bentuk intervensi Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan memperlancar distribusi pangan, khususnya di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan jarak cukup jauh dari pusat perdagangan.
Sejak kegiatan berlangsung, masyarakat tampak berdatangan untuk memanfaatkan kesempatan memperoleh berbagai kebutuhan pangan yang tersedia. Komoditas yang disiapkan ditata di lokasi kegiatan sehingga masyarakat dapat memilih dan mendapatkan kebutuhan rumah tangga sesuai keperluan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Nunukan, kehadiran Pasar Murah tidak sekadar menyediakan komoditas dengan harga terjangkau. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kebijakan pengendalian inflasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan, sekaligus menjaga agar distribusi dan keterjangkauan harga tetap berjalan dengan baik,” demikian semangat yang dikedepankan dalam pelaksanaan program tersebut.
Kecamatan Tulin Onsoi menjadi salah satu wilayah yang membutuhkan perhatian dalam aspek distribusi pangan. Kondisi geografis dan jarak dari pusat perdagangan membuat biaya distribusi menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi harga komoditas di tingkat masyarakat.
Karena itu, intervensi melalui Pasar Murah diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, sekaligus memberikan ruang bagi pemerintah untuk memantau kondisi ketersediaan dan harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut.
Program ini juga memperlihatkan komitmen Pemkab Nunukan dalam menjalankan pengendalian inflasi secara langsung di lapangan. Stabilitas harga tidak hanya dijaga melalui kebijakan, tetapi juga melalui berbagai langkah yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata.
Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap kegiatan Pasar Murah memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sanur dan wilayah Kecamatan Tulin Onsoi secara lebih luas. Dukungan terhadap keterjangkauan pangan diharapkan turut menjaga daya beli masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Ke depan, pelaksanaan kegiatan serupa diharapkan dapat terus diperkuat dan menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan dukungan distribusi pangan. Dengan demikian, upaya menjaga ketersediaan, kelancaran distribusi dan keterjangkauan harga pangan dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pengendalian inflasi daerah.
Bagi masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman Nunukan, kehadiran pemerintah hingga ke wilayah kecamatan menjadi bagian penting dalam memastikan manfaat pembangunan dan pelayanan publik dapat dirasakan secara lebih merata. (*/adv)





