Dishub Bulungan Pastikan Layanan Pelabuhan Tetap Optimal, Evaluasi Menyeluruh Dilakukan Pasca Tenggelamnya Ponton VIP

Kamis, 18 Juni 2026 07:52 WITA

TANJUNG SELOR, tanjungselor.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bulungan memastikan pelayanan di Pelabuhan Tanjung Selor tetap berjalan normal pasca tenggelamnya ponton VIP yang berada di sisi kanan dermaga. Kejadian tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi infrastruktur pelabuhan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Bulungan, Erwin Hernanda, menjelaskan bahwa ponton tersebut telah beroperasi selama kurang lebih 20 tahun sejak dibangun pada 2005. Seiring bertambahnya usia, kondisi konstruksi mengalami penurunan kualitas, terutama akibat kebocoran yang terjadi pada bagian bawah ponton.

“Selama ini kebocoran masih dapat ditangani melalui penyedotan air secara berkala sehingga ponton tetap dapat difungsikan. Namun, seiring waktu, tingkat kebocoran semakin besar hingga akhirnya struktur ponton tidak lagi mampu bertahan,” jelas Erwin.

Hasil pemeriksaan teknis setelah proses evakuasi menunjukkan adanya kerusakan struktural yang cukup serius. Petugas menemukan bagian dinding samping ponton telah terlepas, menandakan kerusakan bukan terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan akumulasi penurunan kondisi yang berlangsung dalam jangka waktu panjang.

“Saat proses evakuasi terlihat ada bagian samping ponton yang sudah terlepas. Hal ini memperkuat hasil evaluasi bahwa kondisi konstruksi memang sudah mengalami kerusakan cukup berat dan tidak lagi layak dioperasikan,” ujarnya.

Mengutamakan aspek keselamatan, Dishub Bulungan memutuskan untuk menghentikan penggunaan ponton tersebut. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh fasilitas transportasi publik memenuhi standar keamanan.

Selanjutnya, pemerintah daerah akan melakukan kajian teknis untuk menentukan langkah terbaik, apakah ponton lama masih memungkinkan direhabilitasi atau justru lebih efektif dilakukan pembangunan ponton baru.

“Apabila akan diperbaiki, ponton harus lebih dahulu ditarik ke darat untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Dari hasil kajian nantinya akan diputuskan apakah lebih efisien direhabilitasi atau diganti dengan unit baru, tentunya dengan mempertimbangkan kondisi teknis dan kemampuan anggaran daerah,” terang Erwin.

Meski salah satu ponton tidak lagi dapat digunakan, Dishub memastikan seluruh aktivitas pelayanan di Pelabuhan Tanjung Selor tetap berlangsung tanpa gangguan. Seluruh operasional sandar kapal, layanan penumpang, tamu pemerintahan, hingga ambulans rujukan kini dialihkan ke ponton di sisi kiri dermaga.

“Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya. Penumpang, tamu VIP maupun kendaraan ambulans masih dapat dilayani melalui ponton yang saat ini beroperasi, sehingga tidak ada penghentian aktivitas pelabuhan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan, Dishub Bulungan juga merencanakan penambahan sejumlah fasilitas pendukung pada ponton yang masih digunakan. Salah satu yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan atap pelindung agar masyarakat memperoleh kenyamanan lebih saat menunggu maupun melakukan aktivitas naik dan turun kapal.

Ke depan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bulungan berkomitmen terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh infrastruktur transportasi, khususnya fasilitas pelabuhan, sehingga pelayanan publik dapat berlangsung secara aman, nyaman, dan berkelanjutan. Evaluasi berkala terhadap sarana dan prasarana menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan pengguna jasa sekaligus mendukung kelancaran konektivitas transportasi di Kabupaten Bulungan. (*)

Bagikan:
Berita Terkait