Gerai Ritel Wajib Sediakan Etalase UMKM Lokal, Bupati Bulungan Dorong AMDK Kayanku Kuasai Pasar Daerah

Rabu, 8 Juli 2026 10:54 WITA

TANJUNG SELOR, tanjungselor.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mengambil langkah nyata untuk memperkuat daya saing produk lokal. Seluruh gerai ritel modern yang beroperasi di Kabupaten Bulungan diminta menyediakan etalase khusus bagi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal sebagai syarat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah agar kehadiran toko-toko modern tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga menjadi ruang pemasaran bagi produk hasil karya masyarakat Bulungan.

“Dalam izin operasional gerai-gerai modern di Kabupaten Bulungan, kami sudah meminta agar mereka menyiapkan etalase khusus untuk produk-produk lokal,” ujar Syarwani di Tanjung Selor, Selasa.

Menurutnya, keberadaan etalase khusus akan membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara profesional dan mampu bersaing dengan produk-produk dari luar daerah.

Syarwani menjelaskan, kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai pasok lokal, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bulungan secara berkelanjutan.

Salah satu produk yang didorong untuk mengisi rak-rak ritel modern adalah Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Kayanku, produk terbaru milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Benuanta yang resmi diluncurkan pada 6 Juli 2026.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya diberikan kepada AMDK Kayanku. Berbagai produk unggulan UMKM lainnya, seperti olahan cokelat, hasil pertanian, buah-buahan lokal, hingga produk pangan khas Bulungan juga harus memperoleh ruang pemasaran yang sama.

“Bukan hanya AMDK Kayanku, tetapi juga produk cokelat, buah-buahan, dan berbagai produk lokal lainnya harus bisa masuk ke gerai-gerai ritel modern yang beroperasi di Kabupaten Bulungan,” tegasnya.

Selain memperluas akses pasar, Pemkab Bulungan juga berupaya membangun budaya bangga menggunakan produk daerah. Karena itu, Syarwani mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan produk lokal sebagai pilihan utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengundang dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan untuk bersama-sama mencintai produk yang lahir dan dihadirkan oleh masyarakat Bulungan,” katanya.

Komitmen tersebut juga akan dimulai dari lingkungan pemerintahan. Bupati memastikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diarahkan untuk memprioritaskan penggunaan AMDK Kayanku maupun produk UMKM lokal dalam berbagai kegiatan pemerintahan, rapat, hingga belanja rutin.

Menurutnya, pemerintah harus menjadi contoh dalam gerakan mencintai produk daerah sehingga mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk lokal.

“Kalau pemerintah ingin masyarakat mencintai produk lokal, maka pemerintah harus menjadi yang pertama menggunakan produk tersebut. Karena itu kami mengarahkan seluruh kegiatan di lingkungan Pemkab Bulungan untuk memanfaatkan AMDK Kayanku dan produk-produk lokal lainnya,” pungkasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Bulungan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan daya saing UMKM, sekaligus memastikan perputaran ekonomi tetap berada di daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Bulungan. (*/ant)

Bagikan:
Berita Terkait