Pemprov Kaltara Kucurkan Rp2 Miliar untuk Porprov II 2026 di Malinau

Jumat, 7 Agustus 2026 09:44 WITA

TANJUNG SELOR, tanjungselor.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) memastikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara 2026 yang akan digelar di Kabupaten Malinau.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Porprov II Kaltara di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (6/8/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Ernes Silvanus, Ketua KONI Kaltara Muhammad Nasir, serta jajaran KONI kabupaten/kota se-Kaltara.

Dalam rapat, dibahas sejumlah perkembangan persiapan Porprov, mulai dari kesiapan venue pertandingan, koordinasi antarpengurus KONI, hingga penyusunan jadwal dan cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

Zainal meminta seluruh pihak tidak mengendurkan koordinasi. Menurutnya, persiapan harus dilakukan secara terukur agar pelaksanaan Porprov berjalan tepat waktu dan memberikan dampak positif terhadap pembinaan olahraga di Kaltara.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mendukung penuh pelaksanaan Porprov 2026 di Kabupaten Malinau. Saya meminta seluruh pihak terus menjaga koordinasi agar seluruh tahapan persiapan berjalan tepat waktu dan berkualitas,” ujar Zainal.

Pemprov Siapkan Rp2 Miliar

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Kaltara menyiapkan anggaran Rp2 miliar melalui KONI Kaltara untuk membantu penyelenggaraan Porprov II.

“Dari provinsi ada Rp2 miliar yang akan dilimpahkan ke KONI untuk membantu kegiatan Porprov kedua ini. Kita juga akan mengawal persiapan Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah,” kata Zainal.

Selain dukungan anggaran, Pemprov Kaltara juga akan mengawal kesiapan Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah. Zainal mengapresiasi pemerintah daerah setempat yang telah mempersiapkan sejumlah venue untuk mendukung pelaksanaan pertandingan.

Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju PON 2028

Lebih jauh, Zainal menegaskan Porprov II tidak boleh sekadar menjadi ajang kompetisi antarkabupaten/kota. Momentum tersebut harus dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembinaan dan pemetaan atlet potensial Kaltara.

Para pengurus cabang olahraga diminta menyiapkan atlet terbaik untuk menghadapi jenjang kompetisi yang lebih tinggi, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

“Yang terpenting bagaimana kita bisa mendapatkan atlet-atlet terbaik dari Porprov ini untuk dipersiapkan menghadapi PON 2028,” ujarnya.

Zainal juga meminta KONI Kaltara melakukan penataan kepengurusan cabang olahraga. Ia menilai pengelolaan organisasi olahraga perlu dilakukan secara lebih profesional agar pembinaan atlet berjalan maksimal.

Menurutnya, rangkap jabatan sebagai pimpinan di sejumlah cabang olahraga sebaiknya dihindari agar masing-masing pengurus dapat lebih fokus menjalankan pembinaan dan pengembangan prestasi atlet.

Dengan persiapan yang matang, Porprov II Kaltara 2026 diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta olahraga terbaik sekaligus menjadi fondasi pembinaan atlet Kaltara menuju kompetisi nasional.

Bagi Pemprov Kaltara, keberhasilan Porprov bukan hanya diukur dari kelancaran penyelenggaraan, tetapi juga dari sejauh mana ajang tersebut mampu menghasilkan atlet potensial yang nantinya mengharumkan nama Kaltara di tingkat nasional. (*)

Bagikan:
Berita Terkait