Retribusi Parkir Pelabuhan Kayan II Bertransformasi Digital, Dishub Bulungan Terapkan Pembayaran QRIS dan Kartu Elektronik

Jumat, 3 April 2026 09:36 WITA

TANJUNG SELOR, tanjungselor.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bulungan terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkah strategis yang kini mulai diterapkan adalah digitalisasi sistem parkir di kawasan Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor, melalui pemasangan portal parkir otomatis yang dilengkapi sistem pembayaran nontunai.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bulungan, Khairul, mengatakan penerapan portal parkir saat ini masih memasuki tahap uji coba guna memastikan seluruh perangkat dan sistem dapat beroperasi secara maksimal sebelum diterapkan secara penuh.

“Portal parkir ini merupakan bagian dari modernisasi pelayanan kami. Saat ini masih dalam tahap uji coba agar ketika diberlakukan secara penuh, sistemnya benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Khairul.

Melalui sistem baru tersebut, setiap kendaraan yang memasuki dan keluar dari kawasan pelabuhan akan tercatat secara otomatis melalui sistem digital. Selain meningkatkan ketertiban lalu lintas kendaraan di area pelabuhan, pencatatan elektronik juga menjadi instrumen penting dalam menciptakan tata kelola retribusi yang lebih transparan dan akuntabel.

Untuk mempermudah masyarakat, Dishub Bulungan telah menyediakan metode pembayaran menggunakan QRIS, sehingga pengguna jasa pelabuhan dapat melakukan transaksi secara cepat, aman, dan praktis menggunakan aplikasi pembayaran digital. Ke depan, pemerintah daerah juga akan melengkapi sistem tersebut dengan penggunaan kartu elektronik sebagai alternatif pembayaran.

“Kami ingin masyarakat memiliki banyak pilihan dalam melakukan pembayaran. Saat ini sudah tersedia QRIS dan ke depan akan ditambah kartu elektronik agar transaksi semakin mudah, cepat, dan efisien,” jelasnya.

Khairul menegaskan, digitalisasi parkir bukan sekadar perubahan metode pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari reformasi pengelolaan retribusi daerah. Dengan seluruh transaksi yang tercatat secara digital, potensi kebocoran pendapatan dapat diminimalkan sehingga penerimaan daerah menjadi lebih optimal.

“Semua kendaraan yang masuk dan keluar akan terekam dalam sistem. Pembayaran juga langsung tercatat secara digital. Ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, sekaligus mengoptimalkan penerimaan retribusi parkir,” tegasnya.

Menurutnya, modernisasi sistem parkir sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bulungan dalam membangun pelayanan publik berbasis teknologi. Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, sistem ini juga diharapkan mampu menciptakan pengelolaan parkir yang lebih tertib, profesional, dan efisien.

Dishub Bulungan optimistis penerapan portal parkir digital akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan PAD dari sektor retribusi parkir, yang selama ini menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang terus dibenahi.

“Kami berharap sistem ini mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah sekaligus mendukung peningkatan PAD Kabupaten Bulungan. Dengan pengelolaan yang lebih modern, transparan, dan profesional, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik,” pungkas Khairul. (*)

Bagikan:
Berita Terkait