Sekda Malinau Dorong Penguatan Kapasitas Penggiat TBM, Perkuat Budaya Literasi Menuju SDM Unggul

Sabtu, 4 Juli 2026 12:00 WITA
Oplus_131072

MALINAU, tanjungselor.id – Pemerintah Kabupaten Malinau terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui penguatan budaya literasi. Komitmen tersebut diwujudkan dengan dibukanya Pelatihan Penguatan Kapasitas Penggiat Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Malinau oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., di Ruang Laga Feratu, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi para penggiat literasi agar mampu menghadirkan layanan taman bacaan yang lebih inovatif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital.

Dalam sambutannya, Sekda Ernes Silvanus mengapresiasi perjalanan Ikatan Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Malinau yang tumbuh dari sebuah komunitas kecil hingga berkembang menjadi organisasi yang memiliki peran penting dalam meningkatkan budaya membaca di tengah masyarakat.

Menurutnya, setiap organisasi besar selalu berawal dari langkah-langkah sederhana yang dibangun melalui komitmen, kerja keras, kolaborasi, dan semangat untuk terus berkembang.

“Penguatan kapasitas berarti ada sesuatu yang ingin kita perkuat. Harapannya, seluruh kegiatan literasi yang dilakukan benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Malinau,” ujar Ernes.

Ia menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya menjadi wadah peningkatan pengetahuan dan keterampilan para penggiat TBM, tetapi juga menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, memperluas jejaring, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas literasi, dan berbagai pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, Sekda mengajak seluruh penggiat TBM untuk terus berinovasi dalam menghadirkan ruang baca yang nyaman, kreatif, dan mampu menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital bukanlah tantangan yang harus dihindari, melainkan peluang yang harus dimanfaatkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap ilmu pengetahuan dan memperkuat budaya membaca.

“Literasi hari ini tidak hanya berbicara tentang kemampuan membaca buku, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu mengakses, memahami, dan memanfaatkan informasi secara bijak di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat,” jelasnya.

Ernes juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program-program literasi.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan sekaligus melahirkan generasi Malinau yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Mengakhiri sambutannya, Sekda berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini sebagai bekal untuk terus meningkatkan kapasitas, memperkuat kreativitas, serta menghadirkan berbagai inovasi dalam mengembangkan budaya membaca di lingkungan masing-masing.

“Semoga semangat literasi terus tumbuh di seluruh wilayah Kabupaten Malinau. Jadikan taman bacaan masyarakat sebagai ruang belajar sepanjang hayat yang mampu mencerdaskan masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Malinau yang semakin maju dan berkualitas,” pungkasnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait