BPKAD Kaltara Dukung Penguatan Ketahanan Keluarga, Fondasi SDM Unggul Menuju Kaltara Maju

Senin, 29 Juni 2026 07:22 WITA

TANJUNG SELOR, tanjungaelor.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Utara mendukung penuh komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Senin (29/6/2026).

Upacara turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala, S.E., M.Si., serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk jajaran BPKAD Provinsi Kalimantan Utara.

Membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., Gubernur Zainal menegaskan bahwa keluarga memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa, terutama di tengah derasnya arus perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, keluarga merupakan benteng pertama dalam mendidik, mendampingi, dan mengawasi anak agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki daya saing menghadapi tantangan global.

“Ketangguhan keluarga bukanlah pilihan, tetapi sebuah keharusan jika kita ingin bangsa ini tetap kuat menghadapi perubahan global,” tegas Gubernur.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini sedang memasuki era bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif jauh lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Kondisi tersebut menjadi peluang besar untuk mempercepat pembangunan apabila mampu diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Namun demikian, bonus demografi juga berpotensi menjadi beban apabila pembangunan keluarga dan kualitas SDM tidak dipersiapkan secara optimal.

Karena itu, Gubernur menekankan pentingnya pembangunan keluarga yang berfokus pada tiga pilar utama, yakni memastikan anak tumbuh sehat dan cerdas, memperkuat pendidikan karakter serta keterampilan abad ke-21, serta membangun ketahanan mental dan spiritual sejak dini.

Bagi BPKAD Provinsi Kalimantan Utara, pembangunan keluarga yang berkualitas juga menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan. SDM yang unggul lahir dari keluarga yang harmonis, sehingga mampu mendorong terciptanya aparatur yang profesional, berintegritas, dan memiliki etos kerja tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33, BPKAD Kaltara berharap semangat membangun keluarga tangguh tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan generasi emas Kalimantan Utara yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Menutup sambutannya, Gubernur Zainal mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Keluarga Nasional sebagai momentum memperkuat komitmen dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera.

“Keluarga adalah hulu dari semua kebijakan publik dan keberhasilan pembangunan. Mari bersama menghadirkan keluarga yang kuat demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait