Bupati Bulungan Sampaikan LKPj 2023, Ekonomi Alami Peningkatan

Selasa, 26 Maret 2024 10:41 WITA

TANJUNG SELOR, tanjungselor.co – Bupati Bulungan, Syarwani, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemkab Bulungan Tahun Anggaran 2023 kepada DPRD Kabupaten Bulungan, Senin.

Dalam pidatonya, Syarwani memaparkan, LKPj 2023 merupakan kali ketiga dalam masa penyelenggaraan pemerintahan Bupati Bulungan dan Wakil Bupati Bulungan  periode 2021-2026.

Penyusunan LKPj mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bulungan tahun 2021-2026, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023, serta merupakan perwujudan atas kewajiban konstitusional seorang kepala daerah. 

Mengawali penyampaian LKPj, Syarwani menyampaikan terkait dengan indikator makro pembangunan Kabupaten Bulungan. Ekonomi Bulungan tumbuh sebesar 4,60 persen pada tahun 2023.

“Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB  Kabupaten Bulungan tahun 2023 masih didominasi oleh lapangan usaha yang berbasis pada sumber daya alam, terutama dari kategori pertambangan dan pertanian,” kata Syarwani.

Jumlah seluruh nilai tambah yang tercipta akibat kegiatan ekonomi di Kabupaten Bulungan pada tahun 2023 sebesar Rp25,58 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp24,22 triliun.

Dari total PDRB Kabupaten Bulungan tersebut, sekitar 31,05 persen berasal dari nilai tambah pertambangan dan penggalian, 3 sektor lain yang tertinggi pada PDRB  Atas Dasar Harga Berlaku tahun 2023 antara lain pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 16,6 persen, industri pengolahan 12,42 persen, dan konstruksi 11,98 persen.

“Adapun, nilai PDRB per kapita per tahun Bulungan atas adasar harga berlaku pada tahun 2023 sebesar Rp161,83 juta, meningkat dari tahun 2022 yang hanya sebesar Rp155,53 juta,” ujarnya.

Berdasarkan hasil registrasi penduduk dari Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Bulungan, jumlah penduduk Bulungan sampai tahun 2023 sebanyak 165.775 jiwa, meningkat dari tahun 2022 sebanyak   161.573 jiwa. “Terjadi peningkatan jumlah penduduk sebesar 2,60 persen,” ujarnya.

Mengacu data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bulungan tahun 2023 mengalami peningkatan. Yaitu pada angka 72,72 dari angka 72,08 pada tahun 2022, atau terjadi peningkatan sebesar 0,89 persen.

Angka Harapan Hidup penduduk Bulungan tahun 2023 mencapai  72,78  tahun. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2022 yang berada pada angka 72,76 tahun.  

“Semakin meningkatnya Angka Harapan Hdup di Kabupaten Bulungan, mengindikasikan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Bulungan semakin membaik,” jelasnya.

Sedangkan, angka Harapan Lama  Sekolah tahun 2023 sebesar 13,04 tahun, meningkat dari tahun sebelumnya yakni sebesar 13,03 tahun pada tahun 2022. Adapun Rata-Rata Lama Sekolah tahun 2023  sebesar 9,21 tahun,  angka ini juga meningkat dari tahun 2022 sebesar 9,20 tahun.

“Pemerintah Kabupaten Bulungan terus mendorong mensosialisasikan pentingnya aspek pendidikan formal kepada masyarakat,” paparnya.

Nilai pendapatan per kapita Kabupaten Bulungan tahun 2023 sebesar Rp161,53 juta, meningkat dari tahun sebelumnya yakni sebesar Rp155,53 juta, atau terjadi peningkatan sebesar 4,05 persen. Persentase penduduk miskin tahun 2023 juga menurun pada angka 8,99 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan dari 5,03 persen menjadi 4,54 persen.

Tindak Lanjut Rekomendasi Sebelumnya

DPRD Kabupaten Bulungan pada tanggal 19 Mei 2023 telah menyampaikan rekomendasi terhadap LKPj tahun anggaran 2022. Berbagai hasil tindaklanjut rekomendasi kemudian disampaikan dalam agenda penyampaian Nota Pengantar LKPj tahun anggaran 2023 kemarin.

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, pemerintah akan terus berupaya meperkuat koordinasi antar stakeholder, mengembangkan potensi daerah yang dimiliki menjadi sumber penerimaan bagi daerah.

Pemerintah akan turut melakukan reformasi birokrasi yang profesional dan menciptakan iklim investasi yang sehat, serta terus berupaya meningkatkan usaha di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan dan industri yang pengelolaannya sesuai dengan visi dan misi pemerintah kabupaten bulungan.

“Penyediaan air bersih merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Bulungan, diwujudkan dengan pembangunan sarana air bersih dengan sumber pembiayaan APBD Kabupaten Bulungan dan sumber dana lainnya,” jelas Syarwani.

Mengenai harapan dewan agar pemerintah daerah mengupayakan peningkatan aksesbilitas dan konektifitas jalan penghubung, Pemkab Bulungan saat ini telah dan sedang melakukan penanganan.

“Penanganan ini baik oleh pemerintah daerah Kabupaten Bulungan dan pemerintah pusat, sebagai bentuk realisasi program infrastrtuktur pelayanan dasar dan kawasan strategis ataupun potensial yang telah dituangkan dalam RPJMD daerah dan pusat,” ujarnya.

“Terhadap saran dan rekomendasi dewan lainnya serta laporan LKPj secara lengkap, dapat dilihat pada Buku Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Bulungan Tahun Anggaran 2023 yang sudah kami serahkan setelah penyampaian nota pengantar,” kata Syarwani melanjutkan.

Syarwani menegaskan, segala sesuatu yang telah dicapai sampai dengan saat ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD, serta didukung penuh oleh segenap unsur forum koordinasi pimpinan daerah.

“Apa yang sudah dicapai juga hasil kerja keras dari seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan/desa, RT serta partisipasi aktif seluruh stakeholder sebagai mitra kerja pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan,” jelasnya.

Syarwani berharap dalam  masa  kepemimpinannya bersama Ingkong Ala, kemitraan antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai representasi dari rakyat senantiasa berjalan dengan harmonis dan dinamis.

“Demikian pula dukungan dan kerjasama sangat penting dengan forum koordinasi pimpinan daerah, jajaran aparatur pemerintah baik sipil maupun TNI/Polir, beserta seluruh komponen masyarakat dalam membangun dan memajukan daerah ini,” pungkasnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait