MTQ X Kaltara Resmi Dimulai di Malinau, Sanusi: Jangan Berhenti di Lomba, Al-Qur’an Harus Hidup dalam Keseharian

Senin, 29 Juni 2026 07:12 WITA

MALINAU, tanjungselor.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara resmi bergulir di Kabupaten Malinau. Lebih dari sekadar kompetisi mencari qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik, perhelatan dua tahunan ini diharapkan menjadi momentum membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat persaudaraan umat Islam di Bumi Benuanta.

Pesan itu disampaikan Gubernur Kalimantan Utara melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, Drs. H. Sanusi, M.Si., saat membuka Malam Ta’aruf MTQ X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara di Panggung Budaya Padan Liu Burung, Kabupaten Malinau, Minggu (28/6).

Di hadapan para kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Utara, Sanusi menegaskan bahwa keberhasilan MTQ tidak diukur dari banyaknya medali yang diraih peserta, melainkan dari sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an mampu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“MTQ ini jangan hanya dipandang sebagai ajang perlombaan demi mengejar predikat siapa yang terbaik dalam membaca, menghafal, atau menafsirkan Al-Qur’an. Esensi utamanya adalah bagaimana kita secara kolektif membumikan nilai-nilai suci Al-Qur’an dalam realitas kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Menurut Sanusi, Malam Ta’aruf menjadi pintu awal mempererat ukhuwah Islamiyah di antara para kafilah sekaligus memperkokoh semangat persatuan masyarakat Kalimantan Utara yang hidup dalam keberagaman.

Ia menilai kehadiran peserta dari berbagai daerah mencerminkan kekayaan budaya sekaligus harmonisasi yang selama ini menjadi kekuatan Kalimantan Utara.

“Keberagaman kafilah yang datang dari berbagai daerah merupakan representasi dari kekayaan budaya dan harmonisasi umat beragama yang harus terus dirawat di Kalimantan Utara,” ujarnya.

Sanusi juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau yang dinilai sukses mempersiapkan pelaksanaan MTQ X sebagai tuan rumah. Di bawah kepemimpinan Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan dengan baik sehingga para tamu dan kafilah dapat merasakan suasana yang hangat, aman, dan penuh kekeluargaan sejak tiba di Malinau.

Ia mengajak para ulama, tokoh agama, pembina, dewan hakim, hingga peserta untuk bersama-sama menjadikan MTQ sebagai media dakwah yang mampu melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, berintegritas, serta berakhlakul karimah.

Menurutnya, tantangan zaman menuntut lahirnya generasi yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan ajarannya sebagai pedoman dalam bersikap, bekerja, dan membangun kehidupan sosial yang damai.

Menutup sambutannya, Sanusi mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap cabang perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, serta menjaga akhlak mulia selama berlangsungnya MTQ.

Melalui penyelenggaraan MTQ X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara, pemerintah berharap semangat mencintai, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga syiar Islam tidak berhenti di arena musabaqah, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait